Lo tau nggak sih, dua legenda kriket Inggris — Jimmy Anderson dan Stuart Broad — lagi pretty upset banget sama kondisi skuad mereka. Di acara unveil portrait mereka di Lord’s, kedua senior ini nggak bisa hide ketidaksukaan mereka soal rentetan insiden di luar lapangan yang udah bikin reputasi tim England anjlok.
Anderson, yang merupakan pengambil wickets paling banyak sepanjang sejarah kriket Inggris (401 games di semua format!), bilang kalau situasi ini "just mind-numbing" alias bikin otak numpuk. "Orang masih bisa masuk ke posisi-posisi kayak gitu padahal perhatiannya udah gede banget," tegas Anderson yang udah retired dari cricket internasional sejak 2024.
Insiden Terbaru yang Bikin Geram
Yang bikin masalah makin parah adalah kasus Brydon Carse — bowler Durham yang kena screenshot lagi di-map di Derby. Dia ketangkap basah di-map sama polisi dengan tuduhan mabuk dan bikin onar, plus masih dalam investigasi soal dugaan penyerangan. Untung dia udah di-de-arrested (nggak jadi ditahan), tapi ya tetep aja jadi embarrassment buat tim. Carse langsung di-drop dari skuad Test kedua kontra Pakistan yang dimulai di Lord’s.
Angka yang Nggak Enak Dibaca
Ini yang paling nggak cool: 8 dari 30 pemain kontrak sentral udah pernah direprimand atau terlibat masalah. Bro, itu udah lebih dari seperempat tim! Broad langsung gaspol dengan statement pedas: "That is quite extreme and actually quite tiresome." Dia juga nyebutin Joe Root sebagai contoh terbaik cara membawa diri.
Anderson: "Saya Dulu Juga Kena"
Nah yang menarik, Anderson sendiri pernah mengalami hal serupa di tahun 2007 saat World Cup di St Lucia. Dia dihukum karena breach of discipline di nightclub dan langsung belajar dari situ.
"Saya dapat pelajaran yang keras di awal," kenang Anderson. "Saya bilang ke diri sendiri: 'Oke, nggak ke luar selama dua tahun.' Itu adalah wake-up call yang massive. Lo bisa bikin kesalahan waktu muda, tapi harus learn from it dan tumbuh cepat."
Anderson juga nge-highlight bahwa zaman mereka, ada sistem self-policing antar pemain yang sekarang agak hilang. "Kalau lo mau selebrasi, ada yang ngingetin buat balik. Nggak perlu ngambil drink kedua atau ke nightclub," katanya. "Ini tim muda, mereka bakal dapat situ."
Persiapan Berat Menunggu
Broad menutup dengan warning tegas: bulan depan ada away ke South Africa, terus summer depan主场 lawan Australia. "Kalau lo nggak bisa commit seluruh pikiran dan badan buat perform di lapangan, ya saya nggak ngerti," serunya.
Intinya, buat lo-lo yang nge-follow kriket Inggris, situasi ini emang lagi red flag banget. Semoga skuad raccoon-nya Joe Root bisa lebih solid ya buat nge-handle pressure yang datang.



