Oke jadi... ini berita yang bikin geleng-geleng kepala sih. Brendon McCullum baru aja di-sack alias didepak dari posisi pelatih tim Tes Inggris sama ECB (England and Wales Cricket Board). Ironisnya, keputusan ini muncul CUMA SEHARI setelah McCullum berhasil membawa Inggris ke puncak ranking T20 dunia setelah menang 4-0 dari India. Talk about being blindsided, bestie.
Awal Mula yang Glowing Banget
Kalau lo inget, awal kehadiran McCullum sebagai pelatih Tes Inggris paired sama kapten Ben Stokes itu kayak movie perfecto. Tim yang sebelumnya cuma bisa menang 1 dari 17 pertandingan Tes, tiba-tiba berubah drastis. Mereka namanya "Bazball" — pendekatan cricket yang super agresif dan attacking. Dalam 11 pertandingan pertama di bawah komando McCullum, Inggris menang 10 kali. Gila kan? Strokes dan McCullum kayak duo animeprotagonist yang tiba-tiba punya power up level max.
Tapi Fortune Favors the Bold嘛...
Nah ini yang bikin sedih sih. Setelah periode keemasan itu, performanya turun TENGNING. Inggris cuma menang 3 dari 11 pertandingan Tes terakhir, termasuk defeat parah di Ashes. Hubungan McCullum sama Stokes juga disebut-sebut mulai renggang. Strokes sendiri akhirnya retire dari cricket merah (Test), dan ECB seolah bilang "oke time for fresh start."
McCullum sendiri bilang dia "gutted" alias hancur hati. Quote-nya:
"I've absolutely loved coaching the Test side and I'm incredibly proud of what we've achieved together. There've been some unbelievable highs and a few tough days along the way, but that's all part of taking on a challenge like this."
Classic nice guy behavior — sedih tapi tetap classy. Dia bakal tetap jadi pelatih white-ball (ODI dan T20) timnas Inggris, dan menurut dia there are hell of a lot of talent di ruang ganti yang bisa diasah.
Gak Masuk Akal? Atau Emang Perlu?
Richard Gould, chief executive ECB, bilang bahwa sekarang "waktunya tepat untuk berubah" karena target utama adalah victory di Ashes summer depan. Tapi banyak yang Kritik soal timing-nya — Inggris gak ada jadwal sampe sebulan lagi, dan McCullum gak kasih indication sama sekali bahwa dia tau keputusan ini akan datang.
Yang bikin plot twist interesting: Harry Brook, kapten white-ball Inggris, sebenernya udah di-approve sama Stokes untuk jadi suksesor. Dan McCullum sendiri bilang hubungan dia sama Brook sangat dekat — "like he's almost one of my other sons." Jadi secara logika, pair Brook-McCullum seharusnya jadi combo next-level untuk Test team.
Tapi ECB milih clean break total. No nepotismo, just business.
Record McCullum Sebagai Pelatih Tes Inggris
- Total Game: 49
- Menang: 27
- Kalah: 20
- Seri: 2
Not bad sih secara overall, tapi trend decline-nya yang bikin ECB geleng-geleng.
Anyway, McCullum sekarang fokus ke white-ball teams. Kita liat aja apakah Bazball bisa diterapkan juga di format 50-over atau这小子 bakal jadi cerita legend yang cuma闪了一下 (oke skip yang terakhir).
Stay tuned buat update weitere, cricket fans!



