Lo tau nggak, chief futurist OpenAI yang jadi sorotan publik soal AI safety baru aja resigned? Nah, Joshua Achiam baru aja umumin ke rekan-rekannya bahwa dia bakal keluar dari OpenAI akhir bulan ini, dan dia udah nongkrong di sana hampir sembilan tahun. Wah, departure yang cukup epic sih indeed.
Singkat Tentang Joshua Achiam
Joshua Achiam mulai journey-nya di OpenAI sebagai intern wayback di 2017, terus naik pangkat jadi research scientist dengan fokus AI safety. Perannya sebagai chief futurist ini literally di persimpangan antara tim AI safety dan policy — basically dia yang mempelajari potential harms dan benefits dari naiknya artificial intelligence. Kerennya lagi, dia kerja bareng Chris Lehane (global affairs chief) buat nge-advocate regulasi pemerintah yang aligned sama misi OpenAI: memastikan AGI benefit semua umat manusia.
Momen Legendaris di Musk v. Altman Trial
Yang bikin Achiam makin legendary adalah testimony-nya di federal court earlier this year. Dia cerita bahwa dia pernah interupsi parting speech Elon Musk pas si Elon meninggalkan OpenAI di 2018. Joshua remark bahwa rencana Elon develop AGI di Tesla bisa compromise safety. response dari Elon? Dia manggil Achiam "jackass" — which is lowkey hilarious.
Tapi yang bikin epic, Dario Amodei (sekarang CEO Anthropic) dan David Luan (yang sekarang head of Amazon's AGI lab) commemoration momen itu dengan cara yang tak terduga: mereka kasih Achiam sebuah statue golden donkey's rear end yang inscribed "Never stop being a jackass for safety." Kode sih kode, tapi juga respectful banget buat seseorang yang konsisten defend safety mission.
Trend Exodus di OpenAI
Achiam ini bukan orang pertama yang pergi dari kubu safety-focused di OpenAI. Dia join list yang growing rapidly nih:
- Jan Leike: Co-led Superalignment team, cabut 2024 buat join Anthropic
- Miles Brundage: Head of policy research, sekarang founded nonprofit
- Steven Adler: Led research on dangerous capabilities, juga founded nonprofit
- Andrea Vallone: Led research soal ChatGPT dan mental health, resigned akhir 2025
This is literally a red flag buat OpenAI yang lagi bersiap-siap go public via IPO. Banyak exodus dari safety team — wonder what their internal stakeholders think about this.
Achiam's Next Chapter
Dalam notes-nya ke staff yang obtained oleh WIRED, Achiam bilang:
"The world is in on the secret now and it feels possible to work on the mission from outside the walls of a frontier lab. Whatever I do next, I will continue to work with you on making this vision real."
Menarik sih, basically dia bilang dunia udah tau soal potensi AI dan sekarang memungkinkan buat work on the mission dari luar frontera lab. Dean Ball, former White House AI adviser, starting di OpenAI this week sebagai head of strategic futures — jadi bakal overlap sebentar sama Achiam.
OpenAI belum announce siapa yang bakal fill Achiam's role. Yang jelas, departure dia nandain end of an era buat perusahaan yang udah berubah drastis dari small research lab jadi massive tech company sejak ChatGPT launch di 2022. We'll see ke mana arahnya — stay tuned buat update selanjutnya!



