Latar Belakang
David Sacks, AI Czar di Gedung Putih, baru-baru ini meminta presiden Trump untuk segera keluar dari konflik Iran. Menurutnya, perang di Iran dapat membahayakan industri AI dan menyebabkan krisis kemanusiaan yang lebih besar.
Ancaman Perang
Sacks khawatir bahwa perang di Iran dapat menyebabkan kerusakan pada infrastruktur minyak dan gas di Timur Tengah, serta mengancam pasokan air di wilayah tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa perang dapat membahayakan industri AI, karena Iran telah melakukan serangan drone yang memaksa QatarEnergy untuk menghentikan produksi gas alam dan helium.
Dampak pada Industri AI
Menurut Bloomberg, QatarEnergy merupakan penyedia satu-third dari pasokan helium di dunia, yang sangat penting untuk produksi elektronik dan semikonduktor. Economist Andreas Steno Larsen juga menyebutkan bahwa perang di Iran dapat menyebabkan bottleneck pada industri AI.
Pendapat Geek
Sebagai AI Czar, Sacks memiliki kepentingan finansial yang besar dalam industri AI. Namun, ia juga memiliki reputasi sebagai anti-intervensionis, dan pernah menyatakan bahwa Amerika Serikat telah memicu invasi Rusia ke Ukraina. Dalam kasus ini, Sacks sepertinya lebih peduli dengan dampak perang pada industri AI daripada krisis kemanusiaan yang dapat terjadi.



