Dealer Kia Ini Terekam Kamera Pakai Suku Cadang Pelanggan buat Mobil Lain
Siapa yang nggak panik kalau bawa mobil ke dealer buat service, eh malah suku cadangnya dipake buat mobil orang lain? Nah, inilah yang dialami Shirley Poullard. SUV Kia-nya ngadat di Kia of Lake Charles, Louisiana, dan malah jadi "donor parts" buat mobil customer lain. Dan semuanya keburu ke video yang viral di internet.
Jadi ceritanya, Poullard masukin SUV-nya ke dealer pada 17 Juni 2026 setelah mengalami ban pecah. Repair yang seharusnya cepet ternyata molor lebih dari sebulan. Waktu Poullard akhirnya balik ke dealer buat nyelidiki, dia dapati mesinnya udah dibongkar dan langsung coba rekam aktivitas di service bay.
"Dipinjem" Fuel Injector Tanpa Izin
Dalam video yang kemudian viral, si service manager kedengeran ngaku kalo fuel injector dari SUV Poullard "dipinjem" buat nge-fix mobil customer lain. Poullard langsung gaspol nanya, "Ambil sesuatu tanpa izin itu namanya pencurian." Singkatnya, dealer nge-use part dia tanpa consent. Red flag parah emang.
Setelah video ini spread ke mana-mana, pemilik Kia of Lake Charles langsung kasih statement publik. Mereka bilang udah jalanin internal review dan si service manager yang keliatan di video udah nggak bekerja di sana lagi. Dealer juga minta maaf ke Poullard dan bilang setiap customer berhak diperlakukan dengan baik.
Apa yang Bisa Lo Lakuin Sebagai Driver?
Kasus ini jadi pengingat buat kita semua yang sering service di dealer. Nggak bisa cuma trust sama dealer, tapi harus aktif juga. Ini beberapa hal yang direkomendasikan Federal Trade Commission dan NHTSA:
- Minta estimasi tertulis sebelum kerjaan dimulai dan一定要 ada autorisasi yang ditandatangani
- Dokumentasi setiap kunjungan servis biar ada paper trail yang jelas
- Foto part yang diganti sebelum dan sesudah
- Walkaround sebelum ngambil mobil, cek ulang semua work yang udah disetujui
Poullard udah ambil SUV-nya tapi sekarang masih nggak trust sama kondisi mobilnya. Dia juga lagi nyari representation hukum. Kalau lo pernah ngalamin hal serupa, lo bisa laporkan ke consumer protection agencies.
Geek Opinion
OK, jadi intinya kasus ini nunjukin kalo service visit di dealer itu nggak selalu "clean." Lo sebagai owner harus jadi pihak yang paling vigilant soal kondisi mobil lo. Jangan cuma nyerahin kunci dan percaya 100%. Dokumentasi dan kertas-kertas itu bukan ribet, tapi bisa jadi defense lo kalau tiba-tiba ada yang nggak beres. Industry perlu aturan yang lebih jelas soal transparansi repair, tapi sambil nunggu itu happen, safeguard sederhana kayak estimasi tertulis dan foto part bisa спасти lo dari situasi nggak diinginkan.



