Meta sama Snap baru aja nge-rollout kacamata pintar masing-masing bulan lalu, dan sekarang pasar smart glasses makin rame kayak konser musik. Tapi di tengah dominasi raksasa-raksasa tech ini, muncul satu startup yang nggak main-main: Even Realities.
Even Realities, startup asal Shenzhen yang baru berumur tiga tahun, baru aja closing pendanaan pre-Series B gede banget — $150 juta! Round ini dipimpin oleh Meituan dan Tencent, dan yang bikin heads up, valuation mereka langsung tembus $1 miliar. Yep, they just became a unicorn. Startup ini didirikan oleh mantan engineer Apple pada 2023, termasuk Founder dan CEO Will Wang yang sebelumnya kerja di Apple Watch dan iPhone. Jumlah karyawan mereka juga blow up drastis — dari cuma 30-40 orang di 2024 jadi 300-400 sekarang. Growth yang insane, legit.
Yang bikin Even Realities stand out dari kompetitor adalah pendekatannya soal privasi. Kalau Meta dan Snap membenamkan kamera ke dalam kacamata mereka, Even memilih jalur berbeda dengan Even G2 yang dirilis November lalu — kacamata ini nggak punya kamera sama sekali. Instead, mereka pakai teknologi heads-up display (HUD) yang nampilkan informasi langsung ke mata wearer, dan dikontrol lewat companion ring bernama Even R1 yang bisa lo tap dan swipe buat navigasi. Privacy-first approach yang相当有诚意 (,相当 punya substance,red).
Even mengembangkan teknologi optik proprietary bernama Even HAO (Holistic Adaptive Optics) — sebuah sistem end-to-end yang mengintegrasikan microchip, waveguide, dan prescription support dari awal, bukan nge-gabungin komponen yang didesain terpisah. Pendekatan ini yang bikin Even klaim G1 sebagai waveguide smart glasses teringan di pasaran pas launching 2024, dan mereka bahkan melampaui target 10.000 unit mereka sendiri. Yep, mereka jadi perusahaan pertama di kategori ini yang menjual lebih dari 10.000 pasang.
Even G2 dijual dengan harga $599 (belum termasuk pajak), dan kalau lo tambahin prescription lenses atau even ring, average order-nya jadi sekitar $1.000. Yep, premium price point. Tapi mereka tetap laku dan bahkan profitable, klaim Wang. Target market mereka: profesional pria usia 30-50 tahun, dengan sekitar sepertiga adalah company executives. Pasar terbesar mereka ada di U.S. — yang juga jadi basis developer community terbesar — plus Japan, South Korea, Middle East, dan Europe. Fun fact: Even bikin produknya di China (biar efficiency), tapi nggak dijual di sana dulu. Wang bilang mereka mau prepare dulu sebelum masuk pasar domestic.
Buat lo yang好奇 soal fitur AI-nya, Even punya Conversate — sebuah copilot yang bisa baca conversation secara real-time, jelasin jargon yang unfamiliar, kasih follow-up on the fly, terus sync summary ke HP lo. Soal privasi juga udah dipikirin dari硬件 ke software: voice features kayak translation ngetranscribe audio jadi teks tanpa nyimpen recording, data dienkripsi, dan infrastructure-nya comply sama standar privasi ketat Eropa (GDPR vibes).
Smart glasses emang lagi naik daun, dan Even Realities positioning mereka dengan cara yang smart — literally. Dengan fokus ke optik sebagai differentiator utama dan privacy-first approach, mereka nggak cuma jadi another tech gadget tapi jadi daily driver buat profesional yang concerned soal data. Valuation $1 miliar dalam tiga tahun? That speaks for itself. 🚀



