Deadline Day Jadi "Bad Day" buat Everton
Gue tau-lo fans Everton pasti lagi sabar banget sekarang. Bayangin aja, di hari terakhir jendela transfer, klub kesayangan lo gagal closing deal £40 juta—itu sekitar Rp 700 miliar loh!— buat striker incaran, Folarin Balogun. Dan yang paling sakit? Si pemain sendiri yang walk out di最后一刻. Gas clean dari Everton, literally.
Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Berdasarkan laporan The Guardian, Everton sudah agree sama Monaco buat datengin Balogun dengan harga £40 juta. Tapi masalah muncul pas medical check-up—ada issue yang bikin transfer jadi uncertain. Everton langsung scramble, nawarin loans buat Joshua Zirkzee (Man United) dan Tammy Abraham (Aston Villa), tapi semuanya ditolak.
Struktur deal kemudian di-renegotiate—Monaco mau nerima pembayaran lebih kecil di upfront dengan add-ons yang lebih gede. Everton submit deal sheet buat selesein transfer tepat waktu. Tapi di momen krusial, Balogun 25 tahunubahan pikiran dan choose to walk away. Cold banget nggak sih?
Paruh Pertama Musim = Thierno Barry Doang
Dengan gagalnya transfer Balogun, Everton sekarang cuma punya Thierno Barry sebagai satu-satunya recognized striker buat paruh pertama musim. Beto udah dijual ke Fiorentina (£15.5 juta), dan Iliman Ndiaye ke Manchester City (£60 juta + £5 juta add-ons). Mau cari striker gdzie sekarang? Window udah ditutup bro!
Di sisi lain, Everton memang berhasil signing:
- Jack Grealish – balik lagi ke Everton dengan status loan dari Man City
- Ainsley Maitland-Niles – signed dari Lyon seharga £4.2 juta buat pos right-back
Grealish sendiri udah expressed excitement banget: "I think I'm at my best when I feel loved, and that's what the manager, my teammates, and especially the fans have given me." Sweet banget sih dia, tapi tetap aja striker masih kurang.
Geek Opinion: This is a Red Flag Buat Everton
Dari perspektif footy analysis, ini definitely sebuah red flag buat manajer David Moyes. Having only one striker for half a season is basically cooking without ingredients—lo mau masak apa?
Everton udah raise funds dari penjualan, tapi gagal spend dengan tepat. Ini bukan soal uang, tapi soal planning dan execution. Timothy Iroegbunam (£15 juta ke Hull) dan Nathan Patterson (ke Torino) juga dilepas, jadi squad depth mereka definitely thinner dari yang diharapkan.
Kalau lo fans Everton, prepare buat rollercoaster season ya. Semoga Thierno Barry perform luar biasa, atau Moyaessebuah keajaiban. 🔵⚪



