Morgan Rogers "Gaspol" Puji Ezri Konsa
Morgan Rogers lagi bikin heboh nih! Pemain Aston Villa ini流出 banget spill soal rekan setimnya, Ezri Konsa, yang dia bilang sebagai "salah satu bek tengah terbaik di sepak bola." Bukan basa-basi, tapi pujian yang beneran tulus dari seorang teammate.
"Mungkin nggak ada yang lebih ngerti soal kualitas Konsa selain gue," kata Rogers. "Dia itu salah satu bek tengah terbaik, point blank. Bahkan di gelaran World Cup ini, kemampuan dia udah keliatan banget."
Bek Tengah Tanpa Kelemahan?
Rogers nggak cuma kasih pujian umum, dia juga spill detail-detail yang bikin lo makin respect sama Konsa. "Kemampuan yang dia punya itu komplit banget sebagai bek tengah. Nggak pernah kalah di udara, kuat dalam tackle, dan unbelievable on the ball," jelas Rogers. "Gue honestly nggak tau ada kelemahan dalam permainannya."
Yang menarik, nggak ada pemain yang played more minutes di bawah Thomas Tuchel selain Konsa. Ini menunjukkan betapa pentingnya peran dia di skuad, baik sebagai centre-back utama maupun pernah mengisi posisi full-back di kedua sisi.
Performa Warrior di Estadio Azteca
Momen paling epic dari Konsa? Pas match last-16 lawan Mexico di Estadio Azteca, Inggris harus main dengan 10 pemain setelah kartu merah, tapi Konsa tetep stand tall dan jadi benteng pertahanan yang nggak bisa ditembus. Performa warrior-like ini yang bikin semua mata tertuju padanya di panggung World Cup.
Sekarang tantangannya makin gede. Inggris akan hadapi Norway di quarter-final, dan Konsa kemungkinan besar harus berhadapan langsung sama Erling Haaland — striker yang udah dia kenal baik dari masa kecil mereka di Manchester City.
"Dia Berhak Dapat Recognition"
Rogers tegas bilang kalau Konsa masih underrated. "Dia emang nggak pernah ngarep ke klub-klub besar, dan itu justru keuntungan Villa. Tapi sekarang semua orang bisa ngeliat gimana good dia sebenarnya," kata Rogers.
Persaingan Haaland vs Konsa di quarter-final nanti bakal jadi salah satu match-up paling dinanti. Dua orang yang pernah satu akademi Manchester City bakal bertemu di pentas paling besar. Rogers cuma bisa senyum dan bilang, "Lihat aja nanti, semua orang akan ngeliat gimana kualitas dia."
Konsa emang nggak pernah jadi incaran klub-klub besar, tapi justru itu yang bikin Aston Villa beruntung. Mereka punya bek tengah yang nggak punya kelemahan — bahkan pas harus bermain dengan satu pemain lebih sedikit pun, dia tetap jadi benteng yang nggak bisa ditembus. Sekarang konsentrasinya ada di quarter-final World Cup. Konsa udah siap tempur lawan Norway, dan semua orang menanti apakah dia bisa buktikan lagi bahwa dia memang salah satu bek tengah terbaik di dunia.



