Lo tau gak sih, General Motors (GM) masih jadi raja mobil di Amerika Serikat? Yep, mereka masih nomer satu dalam hal jumlah penjualan. Tapi wait, ada sesuatu yang agak "red flag" nih. Penjualan GM turun 4,2% di paruh pertama 2026, dan yang paling bikin eyeshadow adalah—EV mereka lagi pada struggle parah.
Angka-Emang Lagi Drop
Serius, GM baru aja release data penjualan Q2 2026 dan mereka ngehasilin 714.896 unit. Meskipun masih jadi yang terbaik di pasar Amerika, angka ini turun 4,2% dari periode yang sama tahun lalu (746.588 unit). Dan bukan cuma Q2 doang, di paruh pertama 2026 totalnya 1.341.325 unit, turun 6,8% dari tahun sebelumnya. Jadi bisa dibilang ini emang lagi gak sehat banget.
Nah yang bikin interesting, GM bilang kalo salah satu faktor utamanya adalah pasar EV yang lebih kecil. Federal tax credit $7.500 yang sebelumnya bikin EV lebih affordable? Itu udah expired, bro. Dan dampaknya? EV market contracting, especially for the more affordable options.
EV Sales GM—Gak Ada Yang Melarat
Out of 11 EV models di lineup GM, hanya empat yang survive dengan peningkatan penjualan:
- Cadillac Optiq: +43,4%
- Cadillac Vistiq: +123,7%
- Chevrolet Bolt: +3.334,1%
- GMC Sierra EV: +9,8%
Tapi sebelum lo gaspol ngefans Bolt, hold up dulu. Angka 3.334,1% itu agak misleading karena di H1 2025 mereka cuma jual 123 unit—artinya Bolt emang lagi off the market, jadi ya naik drastis itu basically dari posisi nol.
Untuk yang lainnya? Kacaunya gak main-main:
- Chevy Blazer EV: -75,1% (12.736 → 3.166 unit)
- GMC Hummer EV: -54,9% (7.987 → 3.601 unit)
- Chevy Equinox EV: -41,4% (27.749 → 16.249 unit)
- BrightDrop 400/600: -39,9% (1.592 → 956 unit)
Angka-angka ini basically screaming bahwa demand EV lagi di basement, bro.
GM Tetap Runner-Up EV Seller
Despite all this chaos, GM masih ngeclaim posisi nomor dua EV seller di US dengan 56.679 unit di 2026. Tapi ya, itu turun 32,6% dari tahun lalu (27.477 unit lebih sedikit), dan jelas masih jauh di belakang Tesla yang masih dominate.
Geek Opinion: Federal Tax Credit = Game Changer
Motor1's take emang on point—rising gas prices should theoretically push buyers ke EV, but without incentives, ya remain pricey dan gak atractivo. Even the cheapest new EV on sale (Bolt) struggle to sell in meaningful numbers. Meanwhile, Silverado sales turun 4,6%, tapi Sierra yang lebih mahal malah naik 0,9%.
Jadi intinya? The automotive industry is in a weird place. Tanpa insentif federal, EV—meskipun lebih ramah lingkungan—justru makin sulit laku. Except maybe buat Sierra yang premium, karena apparently uang gak jadi masalah buat segment tertentu. Bruh, capitalismo moment.
Lo bisa baca lebih lanjut soal EV yang gak survive di 2027 di sini atau cek EV terbaik yang mau launch di 2026 di sini.



