Putusan Pengadilan India, Google Dikritik Atas Praktik Iklan
Google baru-baru ini dikritik oleh para pendiri perusahaan karena praktik iklan kata kunci yang dianggap merugikan. Putusan pengadilan India ini memicu perdebatan tentang bagaimana Google mengizinkan perusahaan lain menggunakan kata kunci yang merupakan merek dagang orang lain untuk mengarahkan pengguna ke situs web mereka.
Detail Teknis
Putusan pengadilan Delhi High Court pada 22 Mei ini menyatakan Google bersalah atas pelanggaran merek dagang karena mengizinkan perusahaan lain menggunakan kata kunci "Hindware" untuk mengarahkan pengguna ke situs web mereka. Pengadilan memerintahkan Google membayar ganti rugi sebesar ₹3 juta (sekitar $31.600) kepada Hindware.
Fitur Kunci
- Google dinyatakan bersalah atas pelanggaran merek dagang
- Perusahaan lain menggunakan kata kunci merek dagang orang lain untuk mengarahkan pengguna ke situs web mereka
- Pengadilan memerintahkan Google membayar ganti rugi
Pendapat Geek
Pendiri Zerodha, Nithin Kamath, dan pendiri Zoho, Sridhar Vembu, mendukung putusan pengadilan ini dan mengatakan bahwa praktik iklan Google telah lama merugikan perusahaan mereka. Mereka berharap putusan ini dapat mengubah praktik iklan Google di masa depan.
Putusan pengadilan ini dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap bisnis iklan Google di India, yang merupakan pasar yang sangat penting bagi perusahaan tersebut.



