Google Luncurkan Deep Research dan Deep Research Max
Google baru saja meluncurkan dua agen riset otonom, Deep Research dan Deep Research Max, yang dibangun di atas model Gemini 3.1 Pro. Kedua agen ini dirancang untuk mempermudah riset kompleks dengan kecerdasan buatan.
Detail Teknis
Deep Research dan Deep Research Max memiliki perbedaan dalam hal prioritas. Deep Research memprioritaskan kecepatan dan latency rendah untuk interaksi pengguna secara real-time, sedangkan Deep Research Max memprioritaskan kedalaman dan ketepatan dalam tugas latar belakang dengan menggunakan waktu komputasi tambahan.
Fitur Utama
- Model Context Protocol (MCP): Kedua agen mendukung MCP, yang memungkinkan koneksi ke sumber data proprietary.
- Gemini API: Kedua agen tersedia melalui Gemini API, yang memungkinkan pengembang untuk membangun alur kerja riset kustom.
- Multimodal Input: Agen dapat menerima input dari berbagai sumber, termasuk PDF, CSV, gambar, audio, dan video.
Pendapat Geek
Dengan peluncuran Deep Research dan Deep Research Max, Google membuka peluang baru bagi pengembang untuk membangun aplikasi riset yang lebih cerdas dan efektif. Namun, perlu diingat bahwa keamanan dan privasi data masih menjadi prioritas utama dalam pengembangan aplikasi ini.



