Hantavirus dan Kontak-Tracing Apps: Apakah Bisa Bantu? Tidak Sama Sekali
Pernah gak kamu bayangkan, ketika ada wabah penyakit di kapal pesiar, dan pihak berwenang harus mencari 29 orang yang pernah berada di kapal itu? Itu kan sangat sulit, bukan?
Ya, itu benar. Tapi, ada teknologi yang bisa membantu, yaitu kontak-tracing apps. Namun, apakah kontak-tracing apps bisa membantu dalam kasus hantavirus? Jawabannya, tidak sama sekali.
Latar Belakang
Kontak-tracing apps adalah teknologi yang dikembangkan selama pandemi Covid-19. Teknologi ini menggunakan Bluetooth untuk mendeteksi apabila seseorang telah berada di dekat orang yang terinfeksi Covid-19. Namun, apakah teknologi ini bisa membantu dalam kasus hantavirus?
Alasannya
Menurut Emily Gurley, epidemiolog dari Universitas Johns Hopkins, ada beberapa alasan mengapa kontak-tracing apps tidak bisa membantu dalam kasus hantavirus.
-
Jumlah kasus hantavirus sangat kecil, sehingga tidak perlu menggunakan teknologi ini.
-
Proses kontak-tracing harus dilakukan secara manual, karena data yang dikumpulkan oleh apps tidak akurat.
-
Teknologi ini juga memiliki masalah privasi, karena perlu selalu mengakses data pengguna.
Geek Opinion
Dalam kasus hantavirus, lebih baik melakukan proses kontak-tracing secara manual, karena lebih akurat dan tidak memiliki masalah privasi. Selain itu, teknologi ini juga tidak efektif dalam kasus-kasus kecil.
Jadi, apakah kontak-tracing apps bisa membantu dalam kasus hantavirus? Jawabannya, tidak sama sekali. Tapi, kita harus tetap waspada dan melakukan kontak-tracing secara manual agar tidak ada kasus hantavirus lainnya.



