Eh,耳語-lo kids! Jadi nih kabar yang seru banget dari dunia otomotif. Honda dan Nissan tuh sebenernya udah hampir ngumumin kerja sama baru, dan ini bukan merger yang gagal itu, tapi kolaborasi yang lebih chill.
Wait, Merger Gagal Gimana Sih?
Back to basics dulu ya. Di December 2024, Honda dan Nissan kita tercengang pas mereka tanda tangan MoU buat explore kemungkinan merger. Lo tau kan, awalnya digadang-gadang sebagai "merger of equals" yang kece abis. Tapi boom, February 2025 udah bubar.
Reuters [https://www.reuters.com/markets/deals/inside-collapse-nissan-hondas-60-billion-mega-deal-2025-02-12/] laporanin kalau Honda tuh maunya lebih dari sekadar "setara" - mereka pengen ngambil alih Nissan dan jadiin subsidiary. Ditambah lagi, Honda juga mendorong job cuts dan plant closures yang bikin Nissan resist. Nah lo, red flag kan?
Deal Baru Sudah Dekat Banget!
Nah ini yang OP. Honda CEO Toshihiro Mibe日前 bilang ke shareholder kalau negosiasi mereka sama Nissan udah "quite far along, with some aspects close to an announcement." Quote dari orangnya:
"We are proceeding with each project in a win-win relationship."
Artinya? Mereka emang gak akan merger, tapi collaborate di area-area tertentu doang. Konsep win-win gitu lah. Gaspol!
Honda, Nissan, + Mitsubishi Bakal Share ECU?
Ini bagian teknis yang gue suka banget. Ada reports [https://asia.nikkei.com/business/automobiles/honda-ceo-mibe-says-tie-up-with-nissan-close-to-announcement] kalau Honda, Nissan, dan Mitsubishi lagi collaborate buat standardize Electronic Control Units (ECU) buat next-gen models. ECU ini bakal dipake di mobil hybrid dan EV yang bakal launch sekitar 2027-2030.
Renault juga bakal terlibat karena mereka masih pegang 15% voting stake di Nissan (turun drastis dari 43% di 2023).
Situasi Kedua Merek Sekarang
Nissan lagi di program cost-cutting parah:
- Tutup 7 pabrik
- Shut down 2 design studios
- PHK sekitar 20.000 karyawan
- Kurangi kapasitas produksi dari 3.5 juta ke 2.5 juta unit
Honda juga gak kalah interesting - mereka baru pertama kali mengalami annual loss dan langsung cancel beberapa EV project. Target all-EV 2040? Forgotten. Sekarang fokus ke hybrid generation baru yang bakal launch 2028.
Geek Opinion
Menurut gue sih, partnership model kayak gini actually lebih sustainable dibanding merger besar-besaran. Lo liat sendiri kan - merger tuh ribet banget soal control, cultura perusahaan, dan job security karyawan.
Dengan collaborative approach, Honda dan Nissan bisa share R&D costs, accelerate development, dan tetap maintain identity masing-masing. Di era dimana Chinese EV manufacturers kayak BYD dan Huawei udah ngegas banget, legacy brands emang harus collaborate biar stay competitive.
Jadi buat lo yang nunggu kepastian, sabar ya - announcement resmi sepertinya bakal coming soon banget!



