Kayaknya Anthropic lagi pengen jadi pusat perhatian sih, tapi bukan cara yang diharapkan. Perusahaan AI yang terkenal sama branding kreatif ini launching iklan berjudul "There's hope in hard questions" yang langsung bikin viewers auto uncomfortable dengan imagery doomer-ish-nya.
Iklan ini literally opening dengan video rumah yang Kebakar, then nge-pivot ke series gambar still yang nggak kalah unsettling — mulai dari crowds yang di-surveillance sama facial recognition, homeless person tidur di jalan, barisan panjang makam di kuburan, sampe miners yang apparently lagi ngggedut raw materials buat smartphone. Ditambah voice-over yang nanya-nanya kayak "Can AI be trusted?" sama "Who's gonna hit the brakes if we need to?" — definitely bukan family-friendly content.
Tapi yang bikin adegan ini makin contested adalah appearance of Arlington National Cemetery di background. Banyak netizen yang shocked dan ngerasa nggak nyaman banget sama inclusion ini. "I can't stress enough how fucked up it is that Anthropic is running an ad that includes this image asking 'Who's gonna hit the brakes if we need to?'" salah satu commenter nulis. Orang-orang pada return ke imagery kuburan ini terus — "Out of everything in that ad, this part was exceptionally weird and sinister," another person noted.
Dari berbagai sudut kritik yang masuk, Sam Altman — CEO OpenAI, rival utama Anthropic — nge-kick off criticism dengan pithy trolling: "i thought this was satire, kept looking for the handle to be spelled c1audeai or something." Tech industry folks juga pada现身 untuk remark pilihan imagery dan tone yang odd ini. "Anthropic is quite an amazing company. With the worst corporate communications ever," kata satu orang. "[T]he EAs at anthropic really must be living in a bubble of ai psychosis to think this would go down well," kritik lain.
Personally sih, ad ini vaguely remind me sama propaganda sequence di "The Parallax View" — 1970s paranoid thriller tentang evil corporation yang terlibat dalam conspiracy bikin brainwashed assassins. Probably bukan association terbaik untuk company yang mau buktiin diri sebagai kekuatan baik di dunia AI, but that's just me. Strategi Anthropic emang konsisten sih — they position themselves sebagai ethical foil ke other AI companies. Tapi playbook ini kayaknya lagi backfire berat di momen ini. Bandingin sama Super Bowl ads mereka yang earlier — which earned positive buzz karena humorous dan nge-mock OpenAI's decision buat include ads di ChatGPT. Latest ad ini? Cukuplah bikin uncomfortable dan weird instead of engaging. Mungkin next time Anthropic bisa gas balik dengan humor instead of horror?



