The Devil Wears Prada 2: Kontroversi Dubbing Italia
Pada April 2026, film The Devil Wears Prada 2 sukses mencetak $77 juta di box office AS dan $157 juta di lainnya. Namun, kontroversi muncul di Italia karena pilihan aktor suara dalam versi dubbing. Aktor suara yang sama dengan film aslinya kembali, termasuk Maria Pia Di Meo yang telah membaca Meryl Streep selama bertahun-tahun. Namun, beberapa penggemar merasa ada idiosinkrasi dalam suara mereka, terutama karena usia mereka yang telah meningkat.
Controversi ini mungkin bukan hanya tentang usia aktor suara, tetapi juga tentang efektivitas dubbing sendiri di era streaming. Meskipun banyak orang yang masih menginginkan versi dubbing, beberapa orang merasa bahwa suara yang telah usang tidak sesuai dengan kecepatan dan spesifikasi konten yang diproduksi hari ini.
Penggemar berdiskusi online tentang kontroversi ini, memfokuskan perhatian pada bagaimana orang di luar AS mengalami film-film ini. Mereka juga menyerukan kualitas yang lebih baik dalam dubbing, terutama di pasar seperti Italia.
Artikel asli ini muncul di WIRED Italia dan telah diterjemahkan dari bahasa Italia.
Referensi
Geek Opinion
OP banget, kontroversi dubbing Italia memperlihatkan bahwa teknologi tidak pernah berhenti berkembang. Meskipun beberapa orang merasa bahwa suara yang telah usang tidak sesuai dengan kecepatan dan spesifikasi konten yang diproduksi hari ini, kita harus mengakui bahwa dubbing masih menjadi bagian penting dari industri film. Jadi, apa yang kamu pikir? Apakah kontroversi ini akan berdampak pada industri dubbing di masa depan?
Key Features
- Kontroversi dubbing Italia di The Devil Wears Prada 2
- Aktor suara yang sama dengan film aslinya kembali
- Diskusi online tentang efektivitas dubbing
Technical Detail
- Dubbing sendiri di era streaming
- Efektivitas dubbing dalam industri film
Hook
Kontroversi dubbing Italia di The Devil Wears Prada 2: Apakah suara yang telah usang masih sesuai dengan kecepatan dan spesifikasi konten yang diproduksi hari ini?



