Oke jadi gini guys, Prancis emang tim yang beda level sih — dan itu lagi-lagi dibuktikan dalam match terakhir mereka di World Cup 2026. Kali ini yang jadi korban adalah Swedia yang digaspol habis-habisan dengan skor 2-0 di New York-New Jersey Stadium. Tapi yang bikin mind-blowing bukan cuma hasilnya, tapi CARA mereka menang.
Mbappé On Fire: Brace Lagi!
Kylian Mbappé emang nggak ada bosannya. Striker asal Prancis ini lagi chase Golden Boot bareng Lionel Messi dan dia nggak mau kehilangan momentum. Di match ini, Kylian nge-print dua gol yang quality-nya luar biasa — yang pertama dari situasi sempit dengan banyak defender di depan mata, dia tetap bisa selipkan bola dengan tenang. Gol kedua? Classic Mbappé banget, curl ke far post yang bikin kiper Jacob Widell Zetterström cuma bisa melongo. Respek banget sih buat si Kylian ini.
Michael Olise: The Real MVP
Tapi jujur, yang bikin gue personally excited adalah performa Michael Olise. Ini pemain yang basically jadi otak serangan Prancis sepanjang match. Dua assist dari dia bukan angka biasa — setiap umpannya tuh chef's kiss, presisi banget dan timing-nya selalu pas. Dia nggak cuma jadi playmaker, tapi juga almost cetak gol sendiri lewat effort dari 20+ yards yang bikin kiper Swedia harus penyelamatan luar biasa. Passing triangle-nya bareng Rabiot dan Kounde di tengah lapangan? Mesmerizing. Honestly, Olise tuh level-nya udah di atas rata-rata.
Analisis Taktis: Kenapa Prancis Susah Dihentikan?
Graham Potter (pelatih Swedia) kasih insight menarik soal gimana cara-contain Prancis. Katanya, "Mereka pakai lebar lapangan dengan sangat baik, kamu harus defend full width of the pitch dan karena quality pemain di wide areas, kamu harus double up." Nah ini dia masalahnya — kalau lo double team wingback Prancis, ada striker lethal di tengah yang siap exploit space. Mau main langsung (direct football) juga nggak gampang karena mereka punya centre-backs yang solid. Intinya? Prancis strong all over the pitch, dan itu bikin mereka jadi favorit utama banget buat menang tournament ini.
Geek Opinion: Level-Up Terus
Yang bikin impressed dari Prancis bukan cuma skill individu, tapi chemistry tim mereka. Setelah kabar sedih tentang Didier Deschamps kehilangan ibunya minggu lalu, tim justru makin solid — celebration mereka pas gol Mbappé pertama itu bukti kuatnya bonding squad-coach. Mbappé sendiri bilang, "Ini ada di DNA grup ini untuk selalu saling support." Respect banget sih buat attitude mereka. Dengan Olise yang makin peak dan Mbappé yang konsisten nge-brace, susah sih membayangkan ada tim yang bisa stop perjalanan Prancis di tournament ini. Gaspol terus Les Bleus!



