Lo tau nggak sih, Liverpool FC lagi jadi buah bibir di dunia sepak bola internasional? Soalnya Fenway Sports Group (FSG) lagi dalam pembicaraan serius buat menjual sebagian saham mereka di Liverpool ke konsorsium yang dipimpin Amit Bhatia—gua yang juga co-owner QPR.
FSG udah konfirmasi ke Financial Times kalau mereka emang lagi negotiation sama grup Bhatia soal potensi penjualan saham ini. Dan yang bikin melek, valuasinya nggak main-main: sekitar £4.5bn atau kalau di rupiahin大概 Rp 56 triliun bro. Itu jauh lebih tinggi dari Chelsea yang dulu dijual £2.5bn (waktu itu kan distressed sale karena masalah sanksi pemerintah Inggris ke Roman Abramovich), atau bahkan Manchester United yang 25%-nya dibeli Sir Jim Ratcliffe di harga £3.9bn.
Behind the Scene:
- Amit Bhatia mundur dari posisinya sebagai direktur QPR hari Selasa lalu, dopo 19 tahun berkarir di sana
- Ayah iparnya, Lakshmi Mittal, adalah salah satu taipan baja asal India dengan total aset yang dikelola sekitar £16bn
- FSG sendiri udah owning Liverpool sejak 2010 lalu, beli dengan harga cuma £300m—bayangin aja ROI-nya sekarang
Ada yang unik dari skenario ini: biasanya investasi dari keluarga Mittal itu lebih banyak masuk ke sektor steel dan infrastruktur, tapi sekarang mereka ngarah ke futebol. Amit Bhatia sendiri udah punya track record 19 tahun di QPR, jadi bukan orang baru di industri ini. Tapi kalau deal ini jadi, ini bakal jadi langkah besar banget buat ekspansi portfolio mereka.
Kalau gue personally, ini sih menarik banget buat di-watch ya. £4.5bn valuation buat Liverpool itu ironically masih reasonable considering brand power dan revenue stream mereka. Tapi yang bikin curious adalah pertanyaan besar: apakah ini bakal ubah dinamika power di Premier League? Dengan keluarga Mittal yang financial muscle-nya gak perlu diragukan lagi, bisa jadi ini awal dari era baru di Anfield.一个新玩家 masuk ekosistem, dan gue excited banget ngeliat bagaimana ini berkembang. Solid deal atau sekadar corporate maneuver? Kita saksikan saja.



