Siap-siap, folks! Maserati baru aja bikin gebrakan yang bikin kita semua melek. Mereka reveal Project GT4 di Goodwood Festival of Speed, dan ya—ini bukan GranTurismo yang lo kenal buat cruising santai pakai jaket kulit.
From Luxe Cruiser to Track Beast
Oke, jadi begini ceritanya. Maserati emang dikenal sebagai brand luxe yang bikin orang jatuh cinta sama interior kulit dan sistem audio Sonus Faber-nya. Tapi siapa sangka, di momen 100 tahun racing mereka, mereka beneran ngasih kejutan.
Project GT4 ini berbasis dari GranTurismo, tapi dengan transformasi yang proper banget. Mesinnya masih pakai 3.0-liter twin-turbo Nettuno V6 yang sama kayak versi jalanannya—tapi dengan output yang naik signifikan. Dari yang tadi cuma 542 HP di Trofeo trim, sekarang jadi 690 HP ke rear wheels doang (AWB dilepas, bye!).
Diet Extreme: Bobot Turun 400 Kg!
Ini yang paling mind-blowing. Maserati bilang Project GT4 lebih ringan ~400 kg dari GranTurismo standar. Bobotnya sekitar 881 pounds lebih ringan, dan itu bukan main-main.
Yang dihilangin? Semuanya. Nggak ada lagi:
- Electronic leather seats → dituker jadi racing bucket seat
- Touchscreens → bye, gantinya switchgear basic
- Sonus Faber audio → who needs music when you have engine roar?
- Kenyamanan lainnya → all gone
Sebagai gantinya, lo bakal nemuin racing yoke, rollcage, six-point harnesses, dan interior yang spartan banget. Ini bukan lagi mobil buat jalan santai—ini murni track weapon.
Exterior yang Agresif (Dan Validated)
Eksteriornya? Jauh lebih radikal dari versi jalanannya. Ada front splitter, dive planes, rem yang upgraded, dan velg 18-inch yang sesuai regulasi GT4.
Dan karena ini tahun ke-100 Maserati di motorsport, mereka kasih livery spesial: blue trident besar di background putih plus 100 trident kecil yang nge-dekor body dari depan ke belakang. Clean banget dan langsung bikin lo tahu ini bukan mobil biasa.
Geek Opinion: Threat atau Gimmick?
Jadi, apakah Project GT4 ini bakal jadi threat nyata atau cuma gimmick doang? Well, faktanya Maserati emang punya heritage motorsport yang dalam banget—mulai dari Targa Florio, Le Mans, sampai Formula E dan F1.
Mereka juga udah punya GT2 race car yang race di European GT2 Series sejak 2023, jadi pengalaman nggak nol. Tapi kompetisinya nggak gampang—BMW M4 GT4 EVO masih jadi The King di grid 2025-2026, dan Porsche 911 GT4 R bakal jadi rival baru mulai 2027.
Dengan launch yang dijadwalkan 2028, masih ada waktu buat Maserati develop mobil ini lebih matang. Kita tunggu aja, mudah-midiwing bukan gimmick doang.
Source: Motor1



