Menghilangkan Rasa Takut Menunjukkan Karya yang Belum Selesai
Ketika kita membangun sesuatu, ada rasa takut yang unik yang datang dengan menunjukkan karya yang belum selesai. Bukan rasa takut gagal, tapi rasa takut dilihat saat kita gagal.
Kode kita mungkin berfungsi, tapi itu dipegang bersama dengan selotip dan harapan. Nama variabelnya buruk, arsitektur kode itu berantakan, dan ada komentar TODO dari tiga bulan lalu yang hanya mengatakan "perbaiki ini nanti".
- Kita takut menunjukkan karya yang belum selesai karena kita takut dihakimi
- Kita takut menunjukkan karya yang belum selesai karena kita takut tidak memiliki kontrol
- Kita takut menunjukkan karya yang belum selesai karena kita takut tidak memiliki keahlian yang cukup
Mengapa Menunjukkan Karya yang Belum Selesai Penting?
Menunjukkan karya yang belum selesai dapat membantu kita belajar lebih cepat karena kita dapat mendapatkan umpan balik dari orang lain yang telah gagal sebelumnya.
- Kita dapat mendapatkan umpan balik tentang kesalahan arsitektur yang dapat mengganggu kita nanti
- Kita dapat mendapatkan umpan balik tentang cara yang lebih baik untuk melakukan sesuatu
- Kita dapat mendapatkan umpan balik tentang bagaimana meningkatkan kualitas karya kita
Menunjukkan Karya yang Belum Selesai Bukan tentang Kepercayaan Diri
Menunjukkan karya yang belum selesai bukan tentang kepercayaan diri, tapi tentang kecepatan.
Kita belajar lebih cepat karena kita gagal di depan orang lain yang telah gagal sebelumnya.
Kesimpulan
Menunjukkan karya yang belum selesai dapat membantu kita belajar lebih cepat dan meningkatkan kualitas karya kita. Jadi, jangan takut untuk menunjukkan karya yang belum selesai!



