Menghubungkan Riset AI dengan Aplikasi Nyata
Baru-baru ini, saya membaca dua makalah penelitian yang sangat menarik tentang penggunaan Large Language Models (LLM) dan algoritma A* dalam aplikasi AI nyata. Makalah pertama membahas tentang penggunaan LLM dalam melakukan pencarian yang dalam, sedangkan makalah kedua membahas tentang penggunaan algoritma A* yang diberi bobot dan hadiah heuristik dalam perencanaan jalur.
LLM dalam Pencarian yang Dalam
Makalah pertama membahas tentang bagaimana LLM dapat digunakan sebagai agen yang melakukan pencarian yang dalam. LLM ini dapat memutuskan langkah-langkah yang harus diambil untuk mencapai tujuan, dan juga dapat mengevaluasi hasil-hasil yang diperoleh. Ini sangat mirip dengan konsep agen dalam AI, yang mana agen tersebut dapat melakukan tindakan berdasarkan keadaan lingkungan.
Algoritma A* yang Diberi Bobot dan Hadiah Heuristik
Makalah kedua membahas tentang bagaimana algoritma A* dapat diberi bobot dan hadiah heuristik untuk meningkatkan kinerjanya. Algoritma A* ini dapat digunakan dalam perencanaan jalur, dan dengan menggunakan bobot dan hadiah heuristik, algoritma ini dapat lebih efisien dalam mencari jalur yang optimal.
Contoh Aplikasi Nyata
Salah satu contoh aplikasi nyata dari konsep-konsep ini adalah robot pengantar yang digunakan dalam kota pintar atau gudang. Robot ini dapat menggunakan LLM untuk memutuskan jalur yang harus diambil, dan juga dapat menggunakan algoritma A* yang diberi bobot dan hadiah heuristik untuk meningkatkan kinerjanya.
Kesimpulan
Dua makalah penelitian ini menunjukkan bagaimana konsep-konsep AI dapat digunakan dalam aplikasi nyata. LLM dan algoritma A* yang diberi bobot dan hadiah heuristik dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja dalam berbagai aplikasi, dan ini menunjukkan bagaimana penelitian AI dapat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup kita.



