Microsoft dikritik karena klaim komputasi kuantumnya yang over, gaspol banget broh!
Microsoft baru-baru ini mengumumkan chip komputasi kuantum terbarunya, Majorana 2, yang diklaim dapat mempercepat timeline menuju komputasi kuantum yang berguna. Namun, seorang fisikawan dari Universitas St Andrews, Henry Legg, mengkritik klaim tersebut dengan mengatakan bahwa Microsoft belum membuktikan secara konklusif bahwa mereka telah membuat qubit topologis yang berfungsi.
Detail Teknis
Microsoft menggunakan desain unik untuk komputasi kuantumnya, yang melibatkan kawat tipis yang terbuat dari indium arsenide yang ditempelkan pada superkonduktor. Teori menyatakan bahwa elektron dalam kawat tersebut akan berperilaku dalam pola kolektif yang disebut partikel Majorana, yang diharapkan dapat digunakan sebagai qubit.
Fitur Utama
- Microsoft mengklaim bahwa Majorana 2 dapat mempercepat timeline menuju komputasi kuantum yang berguna
- Henry Legg mengkritik klaim tersebut dan mengatakan bahwa Microsoft belum membuktikan secara konklusif bahwa mereka telah membuat qubit topologis yang berfungsi
- Perdebatan ini masih berlangsung dan belum ada kesepakatan tentang apa yang sebenarnya telah dicapai oleh Microsoft
Pendapat Geek
OP banget sih, Microsoft ini kayaknya masih belum bisa membuat komputasi kuantum yang berguna. Tapi kita harus tunggu dan lihat bagaimana perkembangan ini akan berlanjut.



