Lo tau gak, di Piala Dunia 2026 ada momen yang bikin netizen heboh bukan karena gol?
Yep, bener banget. Di pertandingan Canada vs Morocco babak last 16, yang viral justru bukan skornya—tapi pennant alias banner yang dipertukarkan sebelum kick-off. Dan honestly? Perbandingan keduanya itu no obat, beda kelas banget, bro.
Morocco: Pennant yang literally "drips with beauty"
Gue kasih fakta dulu: Pennant Morocco dapet nilai 11 out of 10. Sebelas. Dari. Sepuluh. Itu kedengerannya berlebihan, tapi emang earned. Achraf Hakimi ngasih pennant dengan desain yang dihiasi kaligrafi Arab yang elegan banget. Naskah Arabic-nya itu tulisan "Royal Moroccan Football Federation"—detail, sophisticated, dan autentik. Ga ada info soal lawan atau jadwal di pennant-nya, jadi ada sedikit minus sih. Tapi honestly, keindahan script Arabic-nya itu ngalahin segalanya. Photograph dari Ryan Pierse/FIFA via Getty Images udah jadi bukti visualnya.
Canada: Pennant dengan logo yang "shouting" — red flag!
Sekarang giliran Canada. Nilai mereka cuma 4 out of 10 (EMPAT DARI SEPULUH). Dan reviewer—The Guardian—nggak macem-macem, langsung bilang "this doesn't pass muster". Alasan utamanya: tassel-nya berantakan, dan yang paling awkward—logo Canada-nya kayak berteriak di pennant. Bro, kita udah tau itu Canada dari logo federasinya. Ga perlu di-spell out segala. Ini red flag terbesar di sisi desain. Tapi ada satu hal yang bisa diapresiasi: pennant Canada ga pake bahasa French, yang mana pasti bikin Jerry Sadowitz—stand-up comedian yang intens—seneng. Jadi… itu aja sih poin positifnya.
Verdict: Morocco wins, no contest
Jadi intinya, Morocco ngasih kita lesson soal cultural authenticity dan aesthetic respect dalam desain. Lo bisa liat sendiri detail perbandingannya di The Guardian. Seriously, worth it buat dibandingkan side-by-side. Canada? Yaudahlah, mending next time gaspol soal desain aja, bro.



