Lo tau nggak sih, Netflix tuh ternyata lagi galau berat soal engagement yang mulai jeblok. Berdasarkan laporan dari The Wall Street Journal, platform streaming giant ini lagi mempertimbangkan sesuatu yang... quite unexpected nih.
Apa Itu Always-On Channels?
Jadi gini konsepnya: Netflix mau nambahin always-on channels yang bakal streaming show dan film tertentu secara terus-menerus, 24/7. Bayangin lo nyalain TV terus ada channel yang muter film-film klasik atau serial favorit tanpa harus pilih-pilih. Sounds familiar? Yep, ini mirip banget sama yang dilakukan Pluto TV dan Tubi — bedanya, mereka free karena lo harus nonton iklan.
Tapi Netflix ini kan udah punya ad-supported tier yang makin populer dan dihargai $8.99 per bulan setelah recent price hike. Jadi kalau always-on channels diterapkan, kemungkinan bakal terintegrasi sama tier berbasis iklan tersebut.
Bundle Sama Streaming Lain? Netflix Lagi Desperate?
Nggak cuma always-on channels, Netflix juga kabarnya lagi mempertimbangkan untuk selling bundles yang include layanan streaming lain. Apple TV dan Prime Video udah lebih duluan kasih opsi kayak gini, dan ternyata ini cukup successful di pasar.
Menurut laporan Bloomberg, Netflix lagi trying hard buat nemuin alasan kenapa second seasons dari show mereka mengalami viewership drops yang signifikan. Ini explains kenapa mereka open to explore berbagai new content formats, termasuk:
- Video podcasts yang baru aja launching
- Content dari digital media brands kayak BuzzFeed dan Condé Nast yang bisa lo setel di background tanpa harus fully focused
Geek Opinion: Genmove atau Desperate Move?
Honestly, gue pribadi thinks ini cukup interesting move dari Netflix. Di era di mana attention span orang makin pendek dan pilihan streaming makin banyak, having passive content options bisa jadi value added yang huge.
Lo bisa aja lagi kerja atau nge-clean up kamar, terus ada film atau show yang muter di background. No commitment, no need to choose, just vibes.
Tapi di sisi lain, ini juga signals bahwa Netflix lagi struggling to retain viewers yang udah mulai overwhelm sama subscription fatigue. Apakah always-on channels bakal jadi game-changer atau justru feels redundant? Kita butuh nunggu see how Netflix implements ini.
Yang jelas, Netflix nggak mau letting go of their throne tanpa fight. Dan kita sebagai consumers? Well, more options never hurt nobody, right? 🤙



