Apa itu Rate Limiting?
Rate limiting adalah teknik yang mengontrol berapa banyak request yang dapat dilakukan oleh pengguna atau sistem ke server dalam waktu tertentu. Kamu mungkin pernah mengalami masalah ini ketika API menolak requestmu dengan error seperti "429 Too Many Requests" atau "Rate Limit Exceeded".
Bagaimana Rate Limiting Bekerja?
Rate limiting dapat diibaratkan seperti ember yang bocor. Ember yang kosong dapat menampung sejumlah token (kuota request). Setiap kali kamu membuat request, kamu mengambil token. Token tersebut akan kembali terisi secara perlahan (kuota yang diperbarui). Jika kamu mencoba membuat request ketika ember sudah kosong, kamu akan ditolak sampai token kembali terisi.
Fitur Utama Rate Limiting
- Mengidentifikasi Pengguna: Rate limiting dapat mengidentifikasi pengguna menggunakan API key, IP address, atau user ID.
- Mengatur Batas: Rate limiting dapat mengatur batas request yang dapat dilakukan oleh pengguna dalam waktu tertentu.
- Mengatur Waktu: Rate limiting dapat mengatur waktu untuk membatasi request.
Pendapat Geek
Rate limiting adalah fitur yang sangat penting untuk membangun sistem yang resilien dan aman. Dengan rate limiting, kamu dapat mengontrol akses ke server dan mencegah serangan yang tidak diinginkan. Jadi, jangan ragu untuk menerapkan rate limiting pada sistemmu!



