Oke jadi gue baru baca berita yang bikin gue shake head sih. Riders lain di Tour de France 2026 ngerasa ada favoritisme terhadap Paul Seixas, rider Prancis berusia 19 tahun yang lagi duduk di posisi keempat klasemen keseluruhan.
🍋 Ride Home Favourite vs Test Doping
Nah jadi ceritanya gini, Seixas sama timnya Decathlon CMA CGM emang udah dites bareng peloton lain Senin malam kemarin sebagai bagian dari program biological passport testing. Tapi yang jadi masalah adalah, si anak ini BELUM PERNAH menjalani tes doping tengah malam alias night-time testing.
Beda sama race leader Tadej Pogacar dan juga Jonas Vingegaard yang udah mengalami night-time test yang disahkan oleh hakim Paris. Mereka berdua dijadwalin kontrol jam 5 pagi gitu, dan riders lain kayak Matej Mohoric (Bahrain Victorious) juga kebagian "treatmen" yang sama.
Mohoric tuh ngomong langsung ke media:
"It would be good to guarantee equal treatment for everyone. After all, we know that this French rider [Seixas], who is well placed in the general classification, didn't undergo that [night-time] test."
Artinya dia ngerasa gak adil karena Seixas sebagai rider Prancis yang lagi perform bagus di klasemen gak dapet perlakuan yang sama.
🏛️ ITA Bilang Apa?
International Testing Agency (ITA) sebagai badan yang oversee anti-doping di Tour de France langsung klarifikasi soal tuduhan bias ini. Mereka nyebut kalo:
- ITA yang sepenuhnya responsible untuk strategi program anti-doping, bukan AFLD (agen anti-doping Prancis)
- Decision siapa yang dites dan kapan tetap di tangan ITA
- AFLD cuma偶尔 bantu personnel kalau needed
- Semua keputusan berdasarkan risk assessment, performance data, scientific results, intelligence, dan data analysis
Mereka nge-claim kalo pendekatannya itu "precisely and impartially possible, independently of any external influence, political interest or opinion."
UCI juga udah endorse penuh night-time testing regime ini, tapi tetap nyebut kalo:
"Carrying out such controls outside normal hours remains an exceptional measure, reserved for limited and justified circumstances."
💊 Night-Time Test Itu Apa Sih?
Buat yang belum tau, night-time doping test itu adalah kontrol yang dilakukan di jam-jam aneh, bisa jam 5 pagi gitu. Riders biasanya tidur sekitar tengah malam karena etape finish telat, dan sarapan sekitar jam 10 pagi.
Jadi dijalanin jam 5 pagi itu literally tengah malam buat mereka. Mohoric juga ngaku dia sendiri kebagian test jam 5 pagi dan dia bilang:
"We are paying the price for cycling's past."
Artinya mereka ngerasa riders masa kini yang kena imbas dari skandal doping masa lalu.
🎯 Geek Opinion
Gue personally think ini adalah situasi yang tricky banget. Di satu sisi, emang harus ada transparency dan equal treatment buat semua riders. Di sisi lain, ITA udah jelasin kalo decision based on risk assessment dan bukan sembarangan.
Yang bikin interestingly suspicious sih sebenarnya adalah timing-nya. Seixas adalah home rider Prancis yang performnya bagus banget di Tour de France pertamanya. Banyak yang ngerasa ini "politics" tapi tanpa bukti konkret ya.
Yang jelas, dengan tiga mountain-top finish yang akan datang (Orcières-Merlette dan double stage finish di Alpe d'Huez), situasi ini bakal terus jadi bahan obrolan sampe race selesai. Pogacar udah di posisi terdepan dengan Adam Yates yang lagi sakit perut tapi katanya udah membaik.
Semoga aja semua clean dan fair ya, biar suspense-nya di jalanannya bukan di laboratory testing-nya. 🏔️



