Kasus Mengerikan: Pelatih Senjata ICE Terlibat dalam Setidaknya 4 Penembakan Mematikan
David Norman, seorang mantan polisi Phoenix yang menggambarkan dirinya sebagai "a fucking savage", sekarang menjalankan sebuah perusahaan yang memberikan pelatihan kepada Tim Respon Khusus (SRT) Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS).
Norman terlibat dalam setidaknya empat penembakan mematikan saat masih menjadi polisi di Phoenix, dan sekarang ia memberikan pelatihan kepada SRT yang digunakan dalam operasi imigrasi dan pengawasan perbatasan.
Latar Belakang Norman
Norman memiliki latar belakang yang kontroversial, dengan catatan penembakan yang mematikan dan penggunaan kekerasan yang berlebihan sebagai polisi. Ia juga pernah dihukum karena mengambil foto yang tidak pantas dengan seorang wanita dan terlibat dalam pengejaran mobil yang melanggar kebijakan polisi.
Pelatihan SRT
SRT adalah tim khusus yang dilatih untuk menangani situasi berisiko tinggi, seperti penembakan dan penyanderaan. Namun, pelatihan yang diberikan oleh Norman dan perusahaannya, TruKinetics, telah dipertanyakan karena latar belakang Norman yang kontroversial dan metode pelatihan yang digunakan.
Pendapat Ahli
Para ahli telah mengkritik penggunaan SRT dalam operasi imigrasi dan pengawasan perbatasan, dengan alasan bahwa tim khusus ini tidak digunakan dengan profesional dan bahwa metode pelatihan yang digunakan dapat menyebabkan kekerasan yang berlebihan.
Kesimpulan
Kasus David Norman dan pelatihan SRT yang diberikan oleh perusahaannya telah menimbulkan kekhawatiran tentang penggunaan kekerasan yang berlebihan dalam operasi imigrasi dan pengawasan perbatasan. Perlu dilakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pelatihan Norman terhadap tim SRT dan apakah metode pelatihan yang digunakan sesuai dengan standar keamanan dan hak asasi manusia.



