India baru saja memblokir akses ke aplikasi pesan Telegram selama seminggu karena kekhawatiran tentang kecurangan terkait ujian.
Ternyata, pengguna India malah berbondong-bondong menggunakan VPN dan aplikasi pesan alternatif dalam jumlah yang tidak biasa.
Menurut firma inteligensi aplikasi Appfigures, hari Selasa - hari di mana India mengumumkan pembatasan Telegram - merupakan hari dengan jumlah unduhan VPN terbanyak di India sejak awal 2025.
Unduhan aplikasi VPN besar seperti Proton VPN dan Turbo VPN meningkat secara signifikan.
Proton VPN mengalami kenaikan unduhan sebesar 113% di Apple’s App Store, sementara Turbo VPN mengalami kenaikan sebesar 85%.
Pengguna juga mencari alternatif lain untuk Telegram, seperti Signal dan Viber.
Signal mengalami kenaikan unduhan sebesar 72% di Apple’s App Store dan 322% di Google Play, sementara Viber mengalami kenaikan unduhan sebesar 216%.
Tentu saja, pembatasan ini tidak membuat pengguna Telegram menurun secara signifikan.
Sensor Tower melaporkan bahwa pengguna aktif harian Telegram di India malah meningkat sebesar 17% pada hari pembatasan diumumkan.
Jadi, apa yang sebenarnya terjadi di India?
Pemerintah India memutuskan untuk memblokir Telegram karena kekhawatiran tentang kecurangan ujian, tetapi pengguna India malah menggunakan VPN dan aplikasi pesan alternatif untuk mengakali pembatasan tersebut.
Ini menunjukkan bahwa pengguna internet di India sangat terampil dalam mengakali pembatasan dan mencari alternatif untuk mengakses informasi yang mereka butuhkan.
Jadi, siap-siap untuk melihat bagaimana pengguna internet di India akan mengakali pembatasan ini dan mencari alternatif lain untuk mengakses Telegram.



