Buat lo yang udah lama nunggu momen ini, finally mereka ngelakuin juga! Ram baru aja konfirmasi kalau mereka bakal cabut sistem hybrid eTorque dari mesin 5.7-liter Hemi V8 iconic mereka. Perubahan ini bukan cuma soal hybrid doang, tapi juga ngilangin fitur stop/start yang banyak banget dijuluki "the most annoying feature" sama pemilik truck. Mulai 2027, Ram 1500 bakal tersedia dengan mesin V8 murni tanpa hybrid—dan kita semua tau ini kabar yang ditunggu-tunggu.
Spesifikasi Gak Main-Main Mesin non-hybrid 5.7-liter Hemi V8 ini masih produksi 395 horsepower dan 410 pound-feet of torque—angka yang gak perlu dikecilin sama sistem hybrid manapun. Buat yang gak familiar, eTorque itu sebenernya mild hybrid system yang dipake Ram buat bantu torsi di rpm rendah dan kasih fitur auto stop/start. Tapi ya gitu, banyak yang ngerasa manfaat fuel efficiency-nya gak signifikan, dan setiap kali engine mati di traffic itu... annoying banget sih.
Kenapa Sekarang? Ini bukan keputusan yang turun dari langit—pemerintah federal AS udah revoke sejumlah standar emisi di February lalu, termasuk incentive buat teknologi stop/start. EPA dengan gamblang bilang kalo teknologi ini jadi "sumber dari 16 tahun consumer choice restrictions dan trillions of dollars in hidden costs." Dengan kata lain, pemerintah udah gak maksa lagi OEM buat pasangin fitur ini, dan Ram langsung gaspol.
Geek Opinion Ini move yang sangat on point dari Ram. Mereka udah dibangunin basis customer setia selama dekade terakhir dengan formula simple: V8 gede, suara ngisi, no BS. ekorqe dan stop/start itu kayaknya innovation for the sake of innovation—technologi yang gak diminta siapa-siapa. Dengan ngapus ini, Ram nunjukin kalo mereka actually listen ke customer base mereka. Truck itu supposed to be tough, not eco-conscious commuting tool. Trukks non-hybrid ini bakal mulai dateng ke dealers Fall ini, dan kita bakal actual witness gimana respons pasar. Spoiler: bakal laku keras.



