SpaceX Meluncurkan Starship V3, Tapi Booster Hilang Saat Kembali
SpaceX baru saja meluncurkan Starship V3, versi terbaru dari roket Starship, tapi sayangnya peluncuran ini tidak berjalan sempurna. Roket ini memiliki ketinggian 407 kaki dan merupakan roket paling kuat yang pernah dibuat.
- Roket ini dilengkapi dengan mesin Raptor generasi ketiga yang memiliki tenaga lebih besar dan desain yang lebih sederhana.
- Peluncuran ini juga merupakan tes pertama untuk launchpad baru di Starbase, Texas.
Detail Teknis
Peluncuran Starship V3 berlangsung pada pukul 17:30 waktu setempat di Starbase, Texas. Setelah beberapa menit, tahap atas roket ini memisahkan diri dari booster Super Heavy dan melanjutkan perjalanan ke luar angkasa. Namun, booster tidak dapat melakukan pendaratan yang aman karena mesinnya tidak dapat dinyalakan kembali.
Fitur Utama
- Starship V3 dilengkapi dengan mesin Raptor generasi ketiga yang memiliki tenaga lebih besar dan desain yang lebih sederhana.
- Roket ini juga dilengkapi dengan simulator satelit Starlink yang dapat merekam footage dari luar roket.
Pendapat Geek
Peluncuran Starship V3 ini merupakan langkah besar bagi SpaceX dalam mengembangkan teknologi luar angkasa. Meskipun peluncuran ini tidak berjalan sempurna, namun ini merupakan tes yang penting untuk mengembangkan roket ini lebih lanjut. Dengan demikian, SpaceX dapat terus mengembangkan teknologi luar angkasa dan mencapai tujuan untuk membuat kehidupan multi-planetary.



