Spotify Dibajak Situs Narkoba dengan Podcast Palsu
OP banget! Spotify baru-baru ini terungkap memiliki masalah besar dengan situs narkoba yang menggunakan podcast palsu untuk menghijack search ranking di platform ini. Menurut laporan yang dirilis oleh Senator Maggie Hassan, lebih dari 57.000 episode podcast dan 3.000 show telah dihapus oleh Spotify, serta 3.500 akun diambil tindakan oleh platform ini. Namun, laporan ini menunjukkan bahwa Spotify telah gagal dalam mengatasi masalah ini sebelumnya.
Laporan ini menunjukkan bahwa Spotify telah menghapus lebih dari 3.500 akun yang terkait dengan konten narkoba pada tahun 2025, tetapi hanya kurang dari 100 akun pada tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa Spotify telah mengambil tindakan hanya setelah mendapat sorotan dari media.
Salah satu podcast yang dihapus oleh Spotify telah menarik perhatian karena memiliki 13.000 streaming dan membahas cara membeli modafinil, obat penenang, dengan menggunakan bitcoin. Podcast lainnya telah menautkan ke situs yang menawarkan obat-obatan palsu dan menipu orang-orang untuk membeli obat-obatan yang tidak ada.
Spotify telah mengatakan bahwa mereka telah berusaha untuk mengatasi masalah ini dengan menggunakan AI untuk mendeteksi konten palsu. Namun, laporan ini menunjukkan bahwa Spotify masih memiliki banyak pekerjaan untuk dilakukan untuk mengatasi masalah ini.
Teknologi yang digunakan oleh penipu:
- Podcast palsu yang dibuat dengan menggunakan AI untuk menghijack search ranking di Spotify
- Link ke situs narkoba dan scam diarsipkan dalam episode podcast dan cover art
- Penggunaan bitcoin untuk membeli obat-obatan palsu
Pentingnya mengatasi masalah ini:
- Orang-orang yang membeli obat-obatan palsu dapat terpapar fentanyl yang dapat menyebabkan kematian
- Penipuan online dapat menyebabkan kerugian keuangan bagi orang-orang
Kesimpulan: Spotify memiliki masalah besar dengan situs narkoba yang menggunakan podcast palsu untuk menghijack search ranking. Platform ini harus berusaha lebih keras untuk mengatasi masalah ini dan melindungi pengguna dari penipuan online.



