Stellantis membuka pintu bagi mobil Cina yang diproduksi di Eropa. Perusahaan ini bekerja sama dengan Dongfeng untuk memproduksi mobil listrik dan hybrid di pabrik Rennes, Prancis.
Mobil-mobil ini akan dipasarkan di Eropa dengan merek Voyah, yang merupakan merek mewah milik Dongfeng. Dengan demikian, Stellantis membuka peluang bagi perusahaan Cina untuk memproduksi mobil di Eropa dan menghindari tarif EU.
Kerja sama ini juga membuka peluang bagi Stellantis untuk meningkatkan produksi di pabrik Rennes, yang saat ini hanya memproduksi Citroën C5 Aircross. Sementara itu, Dongfeng dapat memanfaatkan jaringan dealer Stellantis di Eropa untuk memasarkan mobil-mobilnya.
Namun, keputusan ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang persaingan yang meningkat di pasar Eropa. Dengan demikian, perlu diawasi bagaimana kerja sama ini akan berdampak pada industri otomotif Eropa.
Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan Cina seperti SAIC dan BYD telah meningkatkan penjualan di Eropa. Dengan demikian, kerja sama antara Stellantis dan Dongfeng ini dapat menjadi langkah awal bagi perusahaan Cina lainnya untuk memasuki pasar Eropa.



