Jadi gini, lo pernah nggak lagi scrolling TikTok terus ketemu sesuatu yang bikin lo merasa seperti turis di negara sendiri? Nah, itulah yang terjadi sama banyak orang dewasa yang coba memahami bahasa gaul anak-anak Gen Z dan Gen Alpha sekarang. Weekly column "Out of Touch Adults' Guide to Kid Culture" dari Lifehacker lagi-lagi bikin kita sadar betapa jauhnya kita dari memahami dunia mereka.
TLPUR: Akronim yang Nggak Mean Apa-Apa
Mari kita mulai dengan yang paling absurd: TLPUR. Lo mungkin pernah lihat hashtag #tlpur muncul di mana-mana, tapi nggak ada yang bisa jelasin artinya. Beberapa orang bilang TLPUR artinya "True Love Pills Until Rope," yang lain bilang "The Lookspill Proves Us Right," atau "Too Late for Puberty." Tapi ternyata? TLPUR nggak punya arti sama sekali.
Serius, nggak ada artinya. Tujuannya itu justru untuk bikin orang lain bingung dan nggak bisa jawab. Ini yang disebut IYKYK (If You Know, You Know)—sebuah in-group signifier yang bikin lo merasa bagian dari kultur tertentu atau justru di-exclude. Bahkan ada video-video repetitif dan hypnotic tentang TLPUR yang di-set sama lagu lama Weezer. Orang-orang kasih definisi abstrak kayak "TLPUR is essentially when belle delphine hand sticker" atau "TLPUR is essentially 808." Absurd? Sangat. Tapi justru di situ letak gencarnya.
Top 5 Horror Movies: Quandil yang Bikin Mikir
Lanjut ke tren yang nggak kalah confuse: #top5horrormovies. Ketika lo denger "top 5 horror movies," mungkin lo mikirnya Texas Chainsaw, The Shining, atau Hereditary. Tapi buat anak-anak sekarang? Mereka nggak ngomongin film horror sama sekali.
Tren ini adalah cara Gen Z dan Gen A express kecemasan hidup sehari-hari yang mereka anggap worst nightmare. Mereka bikin video berisi daftar hal-hal trivial yang buat mereka absolutely terrifying, terus disetel snippet melancholic dari lagu Katy Perry "The One That Got Away." Contohnya? "Not knowing what's for dinner" atau "having to make a decision"—bukan, mereka nggak ketiduran. Tapi hal-hal seperti itu yang buat mereka stressed.
Hiplet: Body-Shaming yang Gagal Total
Dari semua tren yang ada, yang satu ini bikin gue personally frustrated. Hiplet adalah slang buat perempuan yang punya "hip dips"—kurva inward di paha bagian luar bawah tulang pinggul. Istilah ini muncul dari... tunggu dulu... bagian incel internet.
Logikanya (kalau bisa disebut logika): beberapa cowok marah karena perempuan bilang mereka suka cowok yang lebih tinggi, jadi mereka coba bikin "kategori" serupa buat body type perempuan. Mereka bikin video untuk spreading istilah ini dan memastikan perempuan tahu "mereka udah terlihat." Keren nggak? Nope, absolutely not.
Tapi kabar baiknya, respon dari internet sangat clear: sarcastic dismissal total. Anak-anak cewek di TikTok cuma ketawain tren ini. Jadi dua pihak yang kalah: 1) para dude yang marah-marah di internet (as always), dan 2) Hiplet Ballerinas yang tiba-tiba harus associated sama nonsense ini.
Tanmaxxing: Recipe for Disaster
Sekarang ke sesuatu yang actually dangerous: Tanmaxxing. Despite decades of dermatological warnings tentang kanker kulit dan penuaan dini, lebih banyak teen sekarang yang buang jauh-jauh skincare routine mereka buat summer. Tanmaxxer ngtrack peak UV index dan intentionally bakar diri di bawah matahari tanpa sunscreen, bahkan pake heavy tanning oil biar se-coklat mungkin se-cepat mungkin.
Mereka nggak pakai sunscreen. Mereka pake minyak. Di bawah terik matahari. Beberapa dari mereka bahkan upload video yang questioning whether the sun is actually harmful. Lo nggak salah denger.
Kalau lo butuh perspective, coba deh ke Florida atau San Diego dan liat wajah locals yang udah tua dengan kulit kayak baseball glove. Besides the health and aesthetics consequences, menjadikan "aku tiduran di bawah matahari" sebagai whole personality itu... sus.
Bonus: Du Bist Gut Genug
Untung ada satu hal yang actually wholesome di minggu ini. Du Bist Gut Genug—German buat "You Are Good Enough"—lagi viral di TikTok. German duo Blumengarten release lagu "Gut Genug" beberapa minggu lalu, tapi nggak terlalu noticed sampai TikToker @justlove_161 strip out the chorus dan bikin video yang bikin millions of orang nonton.
Sekarang udah jadi reaction meme yang widespread. Hal yang jarang terjadi di internet: sesuatu yang actually positive dan bikin orang merasa better tentang diri mereka sendiri.
Jadi itulah potret minggu ini dari dunia youth culture yang penuh absurditas, confusion, dan occasional moments of genuine meaning. Kalau lo tanya gue apa arti TLPUR? Gue nggak tau—dan mungkin itu justru jawabannya.