Ada yang bilang sprint itu cuma soal speed? Amy Hunt jelas nggak setuju. Buktinya, perempuan 24 tahun asal Cambridge ini baru aja ngebut pulang dari Alexander Stadium, Birmingham, dengan duaemedal emas udah melingkar di lehernya. Gila sih, genuinely.
Dari 100m ke 200m: Mission Accomplished
Senin kemarin, Hunt sudah mengamankan emas di nomor 100m. Nah, hari Kamis (13/8/2026), giliran 200m yang dia gebuk. Tapi bukan jalan mulus ya, bestie. Even dia harus ngadepin Dina Asher-Smith – dua kali juara Eropa – yang ngejar dari lane sebelah luar. Di tikungan, Hunt emang berhasil ngalahin Asher-Smith, tapi begitu masuk straight... ya jadi struggle.
"200-an udah really scary banget buat gue tahun ini," terang Hunt. "Gue bahkan hampir pingsan abis banyak race 200m gue. Tapi ya udahlah, masuk aja ke tikungan dan be brave."
Finalnya? Hunt finish 22.19 detik, nggak keburu comfortable banget sih, tapi still no.1. Perak direnggut sama sprinter Irlandia Rhasidat Adeleke dengan waktu 22.28 – itu juga catatan rekor nasional Irlandia, bro. Bronze? Claro, Dina Asher-Smith yang nangkis dengan +0.01 detik di belakang Adeleke.
"Are You Not Entertained?"
Abis cross line, Hunt spontan jalan ke kamera terdekat, angkat tangan, terus teriak kayak Russell Crowe di film Gladiator: "Are you not entertained?" Cakep. Tapi Hunt emang warrior beneran – bukan cuma di trek, tapi juga off-track.
"Gue punya banyak masalah kesehatan tahun ini – some really, really low pressure," akunya. "Gue cuma bilang ke diri sendiri: bayangin gue ada di lane 10 sama stopwatch dan peluit. Tahan pahanya, girl."
Misi quadruple gold masih alive
Nah, ini yang bikin hype. Hunt sekarang udah dua dari empat emas. Masih ada 4x100m wanita dan mixed relay yang bakal di-run di weekend. Abis itu, baru deh boleh buka champagne. "Kami mau tunjukin siapa sprint nation terbaik di Eropa," tegas Hunt sambil angkat empat jari.
Side quest: Mark English bikin sejarah buat Irlandia
Selain Hunt, ada satu cerita epic lain di hari yang sama. Mark English, sprinter 800m asal Irlandia, finally nge-lock emas perdananya di level European Championships. Umurnya 33 tahun, dia seorang doctor dari Donegal, dan ini adalah gelar pertama Irlandia di nomor 800m pria dalam 92 tahun. Respect.
"Just relief," kata English. "Gue udah ngejar gelar ini seumur hidup. Gue mau pergi ke Sierra Nevada besok pagi jam 6, jadi harus rebooking flight nih."
Overall, hari itu adalah盛宴 buat atletik Eropa. Dari double gold Hunt yang penuh perjuangan, sampai sejarah kecil English – semuanya bukti kalo consistency dan mental baja emang gak bisa dikalahin sama speed doang.



