Black Hole yang Tidak Mungkin, Sekarang Ilmuwan Tahu Mengapa
Ilmuwan telah menemukan bahwa alam semesta dipenuhi dengan black hole yang terlalu besar untuk terbentuk dari kematian bintang, tapi tidak cukup masif untuk disebut supermasif.
Latar Belakang
Menurut teori evolusi bintang, bintang masif akan mengalami keruntuhan dan membentuk black hole dengan massa 10-40 kali massa matahari. Namun, ada juga black hole supermasif dengan massa jutaan atau miliaran kali massa matahari, yang terbentuk dari proses yang terjadi di awal alam semesta.
Black Hole yang Tidak Mungkin
Black hole dengan massa antara 40-100 kali massa matahari dianggap "tidak mungkin" karena terlalu besar untuk terbentuk dari kematian bintang, tapi tidak cukup masif untuk terbentuk dari keruntuhan awan gas raksasa. Ilmuwan percaya bahwa black hole ini bisa terbentuk dari penggabungan dua atau lebih objek ultradense yang lebih kecil.
Bukti Baru
Tim ilmuwan internasional telah menganalisis data gelombang gravitasi yang direkam oleh tiga observatorium utama di dunia. Mereka menemukan bahwa 34 dari 153 deteksi penggabungan black hole memiliki massa yang sangat besar, dengan spin yang cepat dan acak. Ini adalah tanda tangan statistik yang hanya bisa terjadi jika black hole telah mengalami penggabungan sebelumnya.
Kesimpulan
Penelitian ini membuktikan bahwa black hole terbesar sebenarnya terbentuk dari penggabungan black hole yang lebih kecil, bukan dari kematian bintang. Ini adalah temuan yang sangat penting dan membuka pintu bagi penelitian lebih lanjut tentang asal usul black hole di alam semesta.



