Mengaktifkan Otot Inti: Tidak Cuma tentang Menarik Perut
Ketika kita melakukan olahraga, seperti angkat besi atau yoga, seringkali kita diberitahu untuk 'mengaktifkan otot inti'. Tapi apa sebenarnya yang dimaksud dengan itu? Ternyata ada dua cara berbeda untuk melakukannya, dan keduanya memiliki hasil yang berlawanan. Jadi, penting untuk mengetahui cara mana yang harus kita kerjakan untuk mencapai tujuan kebugaran kita.
Dua Cara Mengaktifkan Otot Inti
Metode 1: Menarik Tombol Perut ke Tulang Belakang
Cara ini mungkin sudah familiar jika Anda pernah melakukan pilates atau terapi fisik. Anda diminta untuk menarik tombol perut ke arah tulang belakang, atau untuk 'mengosongkan' atau 'menarik' otot perut. Dalam gerakan ini, Anda masih membiarkan diri Anda bernapas; Anda tidak menarik perut, tapi malah mengencangkan otot dengan otot.
Metode 2: Mengencangkan Sebelum Mengangkat Beban Berat
Sekarang mari kita bahas apa yang harus dilakukan jika Anda mengangkat beban berat atau melakukan kekuatan yang besar. Pertama, Anda perlu mengencangkan. Mengencangkan mungkin juga merupakan alternatif yang baik untuk mengosongkan perut dalam terapi fisik, tapi saya bukan ahli fisioterapi, jadi bicarakan dengan mereka.
Mengapa Mengencangkan Lebih Baik untuk Angkat Besi
Ketika Anda mengencangkan sebelum mengangkat beban berat, Anda melakukan gerakan yang sama seperti jika Anda mengharapkan untuk dipukul di perut. Jika itu tidak merupakan gerakan yang alami bagi Anda, bayangkan Anda sedang berbaring santai di tempat tidur dan Anda melihat kucing atau anak kecil tentang melompat ke perut Anda. Coba sekarang: Anda mungkin akan menahan napas, mengencangkan otot perut, dan merasakan otot di sekitar pinggang mengencang.
- Mengencangkan otot inti sebelum mengangkat beban berat dapat membantu mencegah cedera dan meningkatkan kekuatan.
- Mengencangkan juga dapat membantu meningkatkan stabilitas dan kontrol saat melakukan gerakan angkat besi.
Kesimpulan
Mengaktifkan otot inti bukan hanya tentang menarik perut, tapi ada dua cara berbeda yang harus kita kerjakan untuk mencapai tujuan kebugaran kita. Dengan memahami perbedaan antara kedua cara ini, kita dapat meningkatkan kekuatan, mencegah cedera, dan mencapai tujuan kebugaran kita.