Oke jadi kita punya berita yang masih anget banget dari Commonwealth Games 2026, dan lo bakal kaget sama yang satu ini.
Aziz Abdul, atau yang juga punya julukan Aziz Ringo — iya, dia cucu dari diktator legendaris Uganda, Idi Amin — baru aja bikin heboh diaton di kategori tinju super-heavyweight. Bayangin aja, cowok 25 tahun ini udah punya julukan signature punch yang dinamai sendiri, dan dia nge-declare kalau dirinya bakal jadi "The New King of Scotland." Keren kan? Eits, tapi sayang banget, aksi heroik yang diaencanakan malah berubah jadi red flag besar.
Jadi nih kronologinya, Aziz Abdul lagi bertanding lawan Damar Thomas, petinju 21 tahun dari Kilburn, Inggris. Di ronde ketiga, skor lagi 20-16 untuk Thomas, dan Abdul yang lagi ngejar ketertinggalan malah nekat kasih "Glasgow Kiss" — istilah keren buat head-butt — ke muka Thomas. Yep, dia head-butt lawan! Dan otomatis? Diskualifikasi.
Setelah diadili sama wasit, Aziz Abdul langsung ngeluarin alasan yang cukup... interesting. Dia ngotot bilang:
"Holding, elbowing, a lot of bullshit. The officials cannot judge them. When other countries do this they are disqualified. All I can say about this is the referee's decision is not right and I am not happy."
Plus, dia juga nyindir soal keputusan wasit yang menghitung dia kena punch di ronde pertama. Dia bilang: "I landed a heavy punch on him and they deducted my points and warned me. I'm a black African, I know." — Yang jujur, statement terakhirnya tuh kinda sus sih.
Yang lebih kocak lagi, setelah kehilangan kesempatan jadi "King of Scotland," Aziz Abdul_REFUSE buat ngobrol sama journalist karena si journalist pernah nulis tentang "grandad"-nya. Dia cuma bilang: "No, not you. I don't like you." Dan official tim Uganda langsung clarify kalau itu karena artikel-artikel tentang Idi Amin. Untuk yang belum tau, Idi Amin ini估计 punya sejarah kelam — estimasi dia membunuh setengah juta orang di Uganda dan memaksa 80.000 orang Asia keluar dari negara itu.
另一边, Damar Thomas yang berhasil lanjut ke semifinal (artinya udah dijamin dapat medal) cuma bilang: "I got the job done, not how I wanted to, but the job is done. He was running at me with his head."
Geek Opinion: Nah ini yang seru. Aziz Abdul memang punya darah petinju — dari trah yang kontroversial sih — tapi aksi head-butt tuh bukan cuma illegal, tapi juga memalukan. Dia udah punya kesempatan debut di panggung international, tapi malah kehilangan semuanya gara-gara emosi yang nggak bisa dikontrol. Kasus-kasus kayak gini kadang muncul di competitive sports, dan emang sometimes adrenaline dan competitive spirit bisa bikin atlet lupa sama rules.
Tapi yang bikin sedih sih, Aziz Abdul ngaku kalau aksi head-butt-nya nggak intentional. Dia bilang: "He got me with the elbow. It was not intentional because I was trying to comeback." Whatever lah ya, yang pasti wasit udah decision dan hasilnya nggak bisa di-appeal.
Yang bikin cerita ini makin lengkap, Abdul udah berjanji bakal "ngamuk" di kesempatan berikutnya: "Next time, I will get him. Anytime in the future. Two years, five years, 10 years. I will show him that Aziz Ringo is a real warrior." Kita nungguin aja ya, sob. Semoga下次 (malam ini) dia bisa showcase skill yang lebih baik dan tanpa aksi Glasgow Kiss.



