Gue lagi nggak nggak sih, Ferrari Luce ini emang kontroversial banget pas launching awal tahun lalu. Tapi siapa sangka, EV yang dirancang sama Jony Ive (mantan chief designer Apple legendaries) ini ternyata laku banget. Berdasarkan laporan Financial Times, Ferrari udah berhasil mencapai target penjualan 2026 mereka yang "hanya" sekitar 500 unit — dan itu tercapai di bulan Juli ini, padahal baru dua bulan pasca-launching yang rocky.
Kenapa Luce Bisa Laku Keras?
Oke, jadi beberapa faktor yang bikin Luce ini laku. Pertama, harga yang nggak murahan: €550,000 atau sekitar Rp 9 miliar.Kedua, Ferrari nargetin generasi wealthy buyer baru, terutama di China dan tech hubs kayak Silicon Valley. Sumber dari FT bilang bahwa demand dari China itu "strong banget," di mana EV market mereka udah meledak dari brand kayak Geely, Lynk & Co, dan Zeekr. Bahkan, feedback dari US tech entrepreneurs disebut "positive." Jadi bisa dibilang, Ferrari berhasil nge-target pasar yang tepat.
Spesifikasi dan Rencana jangka Panjang
Secara teknis, Luce ini adalah first EV Ferrari yang menggunakan desain Jony Ive. Kalau lo好奇 tentang desainnya, banyak yang bilang... polarizing? Bikin controversy sih. Tapi yang jelas, Ferrari planning untuk jual sekitar 2,500 unit Luce sampai 2030, atau sekitar 600 unit per tahun, yang bakal nambahin sekitar 5% dari total penjualan tahunan mereka. Also, Ferrari lagi المزادات (auction) model production pertama Luce bulan depan, dan harganya bisa nyentuh $1.1 juta+. That means harga bisa 2x lipat dari harga retail normal.
Geek Opinion
Gue pribadi thinks Ferrari Luce ini menarik karena representasi shift Ferrari ke era electric. Jony Ive sebagai designer emang figur yang contentious — lo bisa love atau hate desainnya — tapi yang pasti, dia bring star power yang massive. Combine that sama brand Ferrari yang udah prestige, ditambah pasar China yang doyan banget sama EV premium? Resep sukses tersebut basically. Yang menarik lagi adalah Lewis Hamilton kabarnya masih "50/50" soal Luce ini — lo bisa baca lebih lanjut tentang itu di sini [Lewis Hamilton's group chat is "50/50" on the Ferrari Luce]. Overall, Luce ini proof bahwa Ferrari nggak mau ketinggalan train EV, dan itu exciting buat masa depan automotive.



