Guys, ada drama baru dari dunia sepak bola yang bikin kita geleng-geleng kepala. Luís Figo, legenda Portugal yang pernah main di Barcelona dan Real Madrid, baru saja publish opinion piece yang isinya nyelekit banget buat Gianni Infantino, Presiden FIFA.
Siram Acid ke Infantino
Dalam tulisannya di Daily Mail, Figo nggak main-main. Dia bilang perilaku Infantino yang mau menjual saham Piala Dunia ke investor swasta itu adalah "the lowest, most deceitful and cravenly self-interested behaviour I have ever witnessed." Terjemahan bebasnya: "Ini perilaku paling rendah, paling penuh tipu daya, dan paling mementingkan diri sendiri yang pernah gue saksikan." Beneran acid banget dari Figo.
Rencana Kontroversial yang Gagal Total
Jadi ceritanya, Infantino coba mendorong deal privatization hak komersial Piala Dunia 2026. Tapi ya udah, gagal sebelum siquiera launching. Uefa-led backlash bikin dia harus cabut rencana itu. Tapi yang bikin makin parah, muncul tuduhan blackmail—Prince Ali bin al-Hussein (Presiden Asosiasi Sepak Bola Yordania) ngaku federation-nya di-pressure buat dukung Infantino dengan ancaman pencabutan bantuan finansial.
Even Arsène Wenger—yang mana ini orangnya Infantino sendiri angkat jadi chief of global football development di FIFA—publish statement yang basically distancing diri dari rencana tersebut. Wenger bilang pencabutan rencana itu "absolutely necessary and beyond question."nah, itu artinya bahkan orang dalam pun udah nggak bisa defends Infantino.
Figo: Mundur, Biarin Gue 10.000 Kata Ceritain Masalah FIFA
Figo yang udah jadi penasihat Uefa sejak 2017 ini minta Infantino mundur. Kata-katanya: "I could write 10,000 words on the problems at FIFA. But the solution needs only three: Infantino must go." Elegant dan devastating sekaligus.
Dia juga expose soal lack of transparency dari Infantino—apparently si Infantino nggak pernah bilang bahwa setelah dia deliver "the head of the World Cup on a platter to his mates in DC," dia bakal dapat job compensation yang five times lipat dari salary sekarang, which is sekitar $30 juta per tahun. That's huge money, bro.
Geek Opinion
Ini sih kasus classic abuse of power di organisasi yang seharusnya ngurusin olahraga. Infantino udah:</n
- Suspensi dan reversal keputusan disipliner sesuai maunya
- Breaking rules demi half-time show
- Tinggal kita nonton aja sekarang gimana endingnya. Apakah confederations di FIFA bakal tetap solid mendukung dia, atau beneran dia harus mundur?
Yang jelas, reputasi FIFA udah hancur parah. It's too late to save his dignity but it's not too late to save football, begitulah kata Figo. Sekarang tergantung stakeholder FIFA mau gas atau remain di zone nyaman.



