OP banget, dua raksasa otomotif Amerika, General Motors (GM) dan Ford, yang dulunya sangat giat berbicara tentang kendaraan listrik (EVs), sekarang mulai berbicara lebih sedikit tentang hal itu kepada para investor mereka.
Menurut analisis yang dilakukan oleh TechCrunch bersama Hudson Labs, sebuah firma riset keuangan di New York, dalam tujuh tahun terakhir, kedua perusahaan tersebut semakin jarang membahas EVs dalam panggilan pendapatan mereka.
Hal ini tidak terlalu mengejutkan, mengingat kedua perusahaan tersebut telah mengubah, menunda, atau bahkan membatalkan rencana untuk model EV baru, yang menyebabkan pemutusan hubungan kerja dan penundaan rencana pabrik.
Apa yang terjadi dengan GM dan Ford?
- GM telah mengurangi pembicaraan tentang EVs dalam panggilan pendapatannya, dari 82 kali pada triwulan II 2025 menjadi hanya 21 kali pada triwulan II 2026.
- Ford juga telah mengurangi pembicaraan tentang EVs, dengan fokus yang lebih besar pada truk bermesin gas dan proyek "Universal Electric Vehicle".
Mengapa hal ini terjadi?
- Perubahan kebijakan pemerintah, seperti penghapusan kredit pajak federal untuk EVs, telah mempengaruhi strategi kedua perusahaan tersebut.
- Fokus pada keuntungan dan pendapatan telah membuat kedua perusahaan tersebut lebih berhati-hati dalam menginvestasikan uang mereka pada EVs.
Apa yang akan terjadi selanjutnya?
- GM dan Ford masih memiliki rencana untuk meluncurkan model EV baru, tetapi dengan fokus yang lebih besar pada keuntungan dan pendapatan.
- Perusahaan lain, seperti Tesla, mungkin akan terus mendominasi pasar EVs jika GM dan Ford tidak meningkatkan fokus mereka pada teknologi tersebut.



