Kantor yang Aneh
Pernahkah Anda melihat film-film futuristik yang menampilkan kantor-kantor dengan orang-orang berbicara dengan komputer atau asisten virtual? Mungkin itu akan menjadi kenyataan di masa depan.
Sebuah artikel di Wall Street Journal https://www.wsj.com/tech/typing-is-being-replaced-by-whisperingand-its-way-more-annoying-a804fee7 menyebutkan bahwa aplikasi pengenalan suara seperti Wispr kini semakin populer, terutama sejak mereka bisa terhubung dengan alat-alat coding. Namun, apakah ini akan berdampak pada etika kantor?
Menurut Edward Kim, pendiri Gusto, kantor di masa depan akan terdengar seperti lantai penjualan. (Saya sendiri masih trauma karena sekali saya dipindahkan ke lantai penjualan, hehe.)
Kim mengaku hanya mengetik saat benar-benar perlu. Namun, dia juga mengakui bahwa selalu berbicara dengan komputer di kantor bisa "sangat sedikit awantunan".
Mollie Amkraut Mueller, wirausaha AI, mengatakan bahwa suaminya menjadi marah dengan kebiasaannya berbicara lembut dengan komputer, sehingga mereka sekarang melakukan sesi kerja malam dengan berjauhan atau "satu dari kami akan tetap di kantor".
Tapi, Tanay Kothari, pendiri Wispr, mengatakan bahwa hal ini akan menjadi "biasa" dalam waktu dekat, seperti saat kita terbiasa menghabiskan jam-jam berlama-lama memandang telepon.
Apakah Anda siap dengan kantor yang berbicara?
Teknologi di Baliknya
Aplikasi pengenalan suara seperti Wispr menggunakan teknologi pengenalan suara untuk mengubah suara pengguna menjadi teks yang bisa dipahami oleh komputer. Ini berarti Anda bisa berbicara dengan komputer tanpa perlu mengetik.
Fitur Utama
- Aplikasi pengenalan suara yang bisa terhubung dengan alat-alat coding
- Teknologi pengenalan suara untuk mengubah suara menjadi teks
- Membuat kantor terdengar seperti lantai penjualan
Pendapat Geek
Saya tidak tahu apakah hal ini akan menjadi hal yang baik atau buruk. Namun, saya pikir ini akan menjadi hal yang menarik untuk lihat di masa depan.



