Hook
Kelompok hacker bayaran yang menargetkan jurnalis, aktivis, dan pejabat pemerintah di Timur Tengah dan Afrika Utara telah terciduk oleh peneliti keamanan. Mereka menggunakan serangan phishing untuk mengakses cadangan iCloud dan akun messaging di Signal, serta mengirimkan spyware Android yang dapat mengambil alih perangkat korban.
Detail Teknis
Peneliti dari organisasi digital rights Access Now mendokumentasikan tiga serangan yang terjadi dari tahun 2023 hingga 2025 terhadap dua jurnalis Mesir dan seorang jurnalis Lebanon. Serangan ini juga diselidiki oleh perusahaan keamanan mobile Lookout, yang menemukan bahwa serangan tersebut tidak hanya menargetkan anggota masyarakat sipil Mesir dan Lebanon, tetapi juga pejabat pemerintah Bahrain dan Mesir, serta target di Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Inggris, dan potensi Amerika Serikat atau alumni universitas Amerika.
Fitur Utama
- Kelompok hacker bayaran ini menggunakan serangan phishing untuk mengakses cadangan iCloud dan akun messaging di Signal
- Mereka mengirimkan spyware Android yang dapat mengambil alih perangkat korban
- Serangan ini menargetkan jurnalis, aktivis, dan pejabat pemerintah di Timur Tengah dan Afrika Utara
Pendapat Geek
Menurut peneliti Lookout, kelompok hacker bayaran ini bekerja untuk sebuah vendor hack-for-hire yang terkait dengan kelompok hacking BITTER APT, yang diduga memiliki koneksi dengan pemerintah India. Ini menunjukkan bahwa kegiatan hacking tidak hanya dilakukan oleh negara, tetapi juga oleh perusahaan swasta yang menyediakan jasa hacking bayaran.



