Gue tau banyak dari lo yang langsung pengen protest pas denger kabar ini. Yap, Lexus LFA—salah satu supercar legendaris dengan mesin V10 yang bikin chills setiap kali ngegas—bakal bangkit lagi di 2027. Cuma bedanya? Kali ini full-electric, nggak ada lagi scream dari mesin naturally aspirated 4.8 liter yang dulu dikembangkan bareng Yamaha itu.
Wait, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Jadi gini ceritanya. Lexus udah confirm kalau next-gen LFA itu bakalan jadi versi electric equivalent dari Toyota GR GT. Yang menarik, prototype-nya udah keliatan di Goodwood Festival of Speed kemarin, penasaran banget kan lo kayak gue. Mobil ini diparkir satu line bareng Toyota GR GT dan GR GT3 yang cuma untuk track. Ada alasan bagus sih—soalnya LFA baru ini bakalan berbagi platform yang sama, minus mesin twin-turbo 4.0 liter V8.
Kalau soal dimensi, Lexus udah reveal dari bentuk concept. Panjangnya 4.690 mm dan lebarnya 2.040 mm—artinya ini bakal jauh lebih gede dari LFA generation pertama. Tapi yang cool, mobil ini cuma setinggi 1.195 mm doang. Wheelbase-nya 2.725 mm, dan yeah, cuma muat dua orang ya—supercar sejati emang harus gitu.
Fitur Utama yang Perlu Lo Tau
Desainnya bakal beda dari bahasa desain Lexus sekarang
Desainer konsepnya, Shogo Kasamatsu, ngomong kalau styling LFA baru ini dibuat buat "express the message, rather than our overall design language." Artinya, ini bakalan punya identity sendiri yang nggak sepenuhnya nurut sama garis desain Lexus sekarang. Dan kalau lo perhatiin, dari prototype yang di-camouflage itu emang udah keliatan bedanya.
Solid-state battery bakal jadi game-changer?
Ini yang bikin exciting. Lexus nggak nge-detail spesifikasi teknis sama sekali, tapi mereka udah hint kalau LFA baru ini bisa aja pake solid-state battery. Teknologi ini terkenal punya energy density yang jauh lebih tinggi dari lithium-ion konvensional, jadi bobot bisa ditekan signifikan.
Lexus mau redesign suara itu sendiri
Ini sih salah satu hal yang paling menarik. Daripada cuma fake V10 soundtrack kayak banyak EV lain, Lexus bilang mereka mau "redesign the sound itself." Lo bisa expect kalau mobil ini bakalan punya karakter audio yang unik—mungkin gabungan dari sound electric motor yang di-amplify sama elemen-elemen yang terinspirasi dari V10 legendaris terdahulu.
Geek Opinion: Apakah Ini Sacrilegious atau Actually Coo?
Oke, gue tau ini kontroversial. Naro badge LFA di mobil yang nggak punya V10? Banyak yang bilang sacrilegious, dan gue paham sih itu feeling-nya.
Tapi coba dipikirin dari sisi lain. Lexus emang aware kalau tantangan terbesarnya adalah demand yang lemah untuk luxury electric performance cars. Rich people嘛 (iya semua orang), cenderung milih ICE powertrain dan analog driving experience. Tapi justru di sini Lexus mau coba sesuatu yang beda—mereka nggak mau bikin EV yangsilent dan boring.
Solid-state battery bisa jadi kunci buat bikin supercar EV yang nggak terlalu berat dan tetap fun to drive. Dan kalau mereka beneran bisa deliver suara yang unik—bukan tiruan—mungkin ini bakalan jadi era baru buat supercar.
定价 bakal jadi masalah sih sebenarnya. LFA generasi pertama dulu dianggap terlalu mahal untuk mobil volume rendah. Dan kalau successor-nya lebih mahal dari GR GT yang pakai mesin V8 konvensional... ya susah sih mau milih Lexus.
Tapi ya, good to have options, kan? 💪
What do you think? Sacrilegious move dari Lexus, atau emang ini arah yang benar buat supercar masa depan?



