Yo, Premier League season baru bakal nge-hit dan salah satu story paling wild adalah apa yang bakal terjadi di Manchester City. Yep, era Pep Guardiola udah officially kelar dan sekarang giliran Enzo Maresca yang harus navigatein ship ini. Task yang gak ringan sih, tapi ya kita liat aja.
The Big Boots to Fill Situation
Jadi gini, Maresca tuh literally langsung masuk ke "herculean task mode" even sebelum nge-sign kontrak. Soalnya Rodri — yeah, si Rodri yang baru aja captain Spain buat World Cup victory dan named player of the tournament — decide buat hengkang ke Barcelona dengan harga £65.4m. This guy literally dapet ultimate fantasy every footballer: captain nation to World Cup glory. Jadi kehilangan Rodri itu bukan cuma kehilangan midfielder biasa, tapi kehilangan someone yang bisa mould the game di Premier League dan Champions League sekaligus.
Tapi wait, ada lagi nih negatifnya. John Stones, Nathan Aké, sama Bernardo Silva juga udah gak di City lagi. Bro, itu players yang udah jadi core engine-nya Guardiola selama bertahun-tahun. Jadi ya bisa dibayangin seberapa besar tantangan Maresca di sini.
Star Signing: Elliot Anderson (£116m)
Di tengah banyak negativity, City still splurge £116m buat Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Yeah, £116m buat someone yang gak bisa nail down starting spot di Newcastle dalam lima tahun. Tapi hey, Anderson impress pas World Cup dengan England dan Maresca + Hugo Viana (director of football) clearly believe in him. The kid from Whitley Bay dapet kesempatan career-defining buat run City’s midfield. Rodri-style passing or metronomic short passes — kita liat apakah Anderson bisa deliver.
Untungnya Erling Haaland masih ada dan dia basically jadi favorite buat dapet fourth Premier League Golden Boot in five seasons. Phil Foden juga masih di sini dengan new bumper contract — tapi question-nya adalah whether si boy from Stockport ini bisa dovetail dengan Rayan Cherki yang juga baru join.
Off-Field Picture: 130 Charges + New Stadium Stand
Di luar lapangan, City still hadapin 130 charges dari Premier League atas alleged rule breaches yang udah lebih dari tiga tahun announced. City masih deny any wrongdoing sih, tapi ya obviously ini jadi cloud yang nge-hang di atas mereka.
Yang lebih positive — Etihad Stadium sekarang kapasitasnya 61,000 setelah Pep Guardiola Stand dibuka. Dulu cuma 53,400. Jadi sekarang lebih banyak fans yang bisa nonton Haaland dan kolega kerja.
Set Piece Drama + Vitor Reis Watch
One weakness yang perlu Maresca address ASAP: set piece defending. City conceded more league goals from set pieces last season daripada dua campaign sebelumnya combined. Winning goals dari losses di Aston Villa dan Newcastle? Both dari corners. Maresca’s Chelsea juga concede dari set play every three league games, jadi ini bukan exactly area of expertise dia.
Kalau Vitor Reis — Brazilian defender yang sign Januari 2025 — lagi dalam loan di Girona yang ended in relegation. Tapi si anak apparently impressed dan mungkin jadi breakthrough season buatnya. Kita pantengin ya.
Geek Opinion
Jadi gimana analisis gue? Maresca ini literally dapet "naive or courageous" question. Tapi kalau lo liat CV dia — Championship title sama Leicester, Conference League dan Club World Cup sama Chelsea — ada track record yang bisa di-build upon. Masalahnya sih ya kehilangan Rodri itu massive, dan Anderson belum prove kalau dia bisa konsisten di level tertinggi.
Guardian writers predicted City finish 2nd (last season juga 2nd), which honestly seems reasonable given all the changes. Tapi kalau Cherki-Foden connection klik dan Anderson stepped up, who knows — maybe Maresca bisa surprise everyone. Yang jelas, Premier League 2026-27 gonna be spicy banget dengan Man City in transition mode.
Gaspol atau no gaspol? Kita nonton aja.



