Hati-hati, Xbox mungkin akan dilepas!
Microsoft belum menutup kemungkinan untuk melepas divisi Xbox-nya. Meskipun tidak ada rencana untuk segera melakukan hal ini, tampaknya CEO baru Asha Sharma dan Satya Nadella belum menutup kemungkinan untuk melepas divisi Xbox.
Sharma telah mendapatkan izin untuk menginvestasikan banyak dana ke dalam judul-judul besar seperti Halo dan Fallout. Halo belum dirilis sejak tahun 2021, sementara Fallout terakhir dirilis pada tahun 2015. Ia juga telah mengatakan bahwa rilis-rilis besar seperti Gears of War: E-Day dan Clockwork Revolution akan menjadi eksklusif Xbox.
Namun, investasi ini mungkin akan datang pada biaya kecil studio dan game yang tidak dapat mencapai ekspektasi penjualan.
Dari mana asal kebuntuan Xbox?
Laporan dari The Information menunjukkan bahwa Microsoft telah mempertimbangkan beberapa tindakan dramatis untuk membuat divisi Xbox lebih berdaya. Hal ini termasuk menjadikan Xbox sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya milik, joint venture, atau bahkan melepasnya sepenuhnya dengan kemungkinan menjual bisnisnya. Laporan tidak menunjukkan ada rencana untuk segera melakukan hal ini, tetapi tampaknya baru CEO Asha Sharma dan CEO Microsoft Satya Nadella belum menutup kemungkinan untuk melepas divisi Xbox.
*Key Features:
- Microsoft mempertimbangkan untuk melepas divisi Xbox
- Asha Sharma mendapatkan izin untuk menginvestasikan banyak dana ke dalam judul-judul besar seperti Halo dan Fallout
- Rilis-rilis besar seperti Gears of War: E-Day dan Clockwork Revolution akan menjadi eksklusif Xbox
- Investasi ini mungkin akan datang pada biaya kecil studio dan game yang tidak dapat mencapai ekspektasi penjualan



