NASA Pilih Perusahaan Roket Eric Schmidt untuk Misi Mars, Menyiapkan Perlombaan dengan SpaceX
NASA baru saja memilih Relativity Space, sebuah perusahaan roket yang dimiliki oleh Eric Schmidt, mantan ketua Google, untuk membangun sebuah pesawat luar angkasa yang akan mengirimkan instrumen ilmiah ke Mars. Misi ini, yang diberi nama Aeolus, akan membawa empat instrumen untuk mengukur dan mengambil gambar Mars dari orbit, memberikan pandangan harian dan global tentang debu, angin, dan suhu di atmosfer planet merah.
Detail Teknis
Perusahaan Relativity Space didirikan pada tahun 2015 oleh dua mantan insinyur SpaceX dan Blue Origin, dengan tujuan menggunakan teknologi 3D printing untuk membangun roket yang lebih murah. Perusahaan ini telah mengalami beberapa kesulitan, termasuk kegagalan peluncuran roket pertamanya, Terran-1, pada Maret 2023. Namun, dengan bantuan Eric Schmidt, perusahaan ini telah melanjutkan pengembangan roket yang lebih besar, Terran R.
Fitur Utama
- Misi Aeolus akan membawa empat instrumen ilmiah untuk mengukur dan mengambil gambar Mars dari orbit
- Instrumen ini akan memberikan pandangan harian dan global tentang debu, angin, dan suhu di atmosfer Mars
- Misi ini diharapkan akan membuatnya lebih aman untuk pendaratan dan, suatu hari nanti, astronaut, untuk mengunjungi permukaan Mars
Pendapat Geek
Dengan pemilihan Relativity Space oleh NASA, perusahaan ini telah mendapatkan kesempatan untuk mengalahkan SpaceX dalam perlombaan ke Mars. Misi Aeolus ini akan menjadi salah satu misi paling penting dalam sejarah eksplorasi ruang angkasa, dan kita tidak sabar untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.



