Apa yang Terjadi?
Nvidia dan Thinking Machines Lab, startup AI yang didirikan oleh mantan eksekutif OpenAI Mira Murati, baru saja mengumumkan kerja sama jangka panjang untuk mengembangkan teknologi AI. Kerja sama ini akan memungkinkan Thinking Machines Lab untuk menerima setidaknya satu gigawatt daya komputasi melalui sistem Vera Rubin baru dari Nvidia untuk melatih model AI mereka.
Detail Teknis
Nvidia juga telah mengambil bagian keuangan dalam Thinking Machines Lab, meskipun jumlahnya tidak diungkapkan. Sebelumnya, Thinking Machines Lab telah mengumpulkan sekitar $2 miliar dalam putaran pendanaan yang dipimpin oleh Andreessen Horowitz, dengan valuasi $12 miliar. Nvidia juga merupakan investor dalam putaran pendanaan tersebut. Thinking Machines Lab juga telah melihat beberapa kepergian, termasuk co-pendiri Barret Zoph dan Luke Metz yang kembali ke OpenAI.
Apa yang Baru?
Dengan kerja sama ini, Nvidia dan Thinking Machines Lab berencana untuk mengembangkan sistem pelatihan dan penerapan untuk perangkat keras Nvidia dan membuat model AI frontier tersedia untuk bisnis dan peneliti. Mira Murati meninggalkan OpenAI pada 2024 dan mendirikan Thinking Machines Lab. Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan teknologi AI dan membawa manfaat bagi berbagai industri.
Mengapa Kita Harus Peduli?
Sebagai seorang geek, saya sangat antusias dengan kerja sama ini karena memiliki potensi untuk menciptakan teknologi AI yang lebih canggih dan powerful. Dengan daya komputasi yang lebih besar dan kemampuan pelatihan yang lebih baik, kita dapat mengharapkan kemajuan yang signifikan dalam pengembangan AI. Ini adalah langkah yang sangat penting dalam mencapai tujuan kita untuk menciptakan teknologi AI yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi masyarakat.



