Oke, jadi berita yang bikin banyak orang syok minggu ini: Brendon McCullum resmi dipecat sebagai pelatih Tim Test Inggris. Yep, beneran. Beliau yang kita kenal sebagai otak di balik strategi Bazball — yang bahkan masuk Collins English Dictionary tahun 2023 — akhirnya harus angkat kaki. Sad, tapi real.
Apa Itu Bazball Sih Sebenernya?
Buat lo yang belum tau, Bazball itu istilah buat gaya bermain kriket Test yang super-agresif. Namanya diambil dari nama Brendan "Baz" McCullum, coach sekaligus mantan kapten Tim Test Selandia Baru. Konsepnya simpel: batting side harus terus-terusan nge-press dan main menyerang buat ngambil inisiatif di setiap over.
Collins English Dictionary mendefinisikannya sebagai: "a style of Test cricket in which the batting side attempts to gain the initiative by playing in a highly aggressive manner" — basically, gaspol from over pertama sampai akhir.
McCullum sendiri sebenernya kurang suka sama istilah "Bazball" ini. Beliau pernah bilang istilah itu "silly" alias konyol. Tapi ya gimana, namanya udah nempel dan jadi brand sendiri di dunia cricket.
Golden Era 2022: Ketika Semua Orang Jatuh Cinta
Kalau lo ngutip momen paling epic dari Bazball, ya pasti summer 2022.那个时候 (thatspeak kali ya), McCullum baru aja diangkat sebagai pelatih, bareng Ben Stokes sebagai kapten baru. Hasilnya? MASSIVE.
- Kalahkan Selandia Baru 3-0 — dan bukan main-main, mereka nge-chase 277, 299, dan 296 runs dengan kecepatan gila-gilaan
- Kalahkan India dengan target 378 runs
- Kalahkan South Africa 2-1 setelah sempat tertinggal 0-1
Salah satu momen paling ikonik adalah ketika Jonny Bairstow di 11 innings rata-rata 75.66 dengan nearly a run a ball. Itu lho, kayak main game tapi difficulty Expert terus lo bisa Full Combo — gitu conmemangnya.
Orang-orang waktu itu pada bilang: "Ini tim England yang berbeda banget. Mereka main tanpa batas."
2023 Ashes: Awal Mula Ending yang Datang
Euforia terus berlanjut ke Pakistan, dimana England menang 3-0 di kondisi yang super menantang. Tapi kemudian datanglah The Ashes 2023.
Ya, mereka berhasil comeback dari 0-2 dan finish 2-2 (hujan di Manchester ngehambat mereka menang game keempat). Tapi ekspektasi udah tinggi banget. Ben Stokes waktu itu ngomong di ruang ganti:
"What we have managed to do is we've managed to become a sports team that will live for ever in the memory of people who were lucky enough to witness us play cricket... be the team that everybody will always remember."
Kedengarannya hyperbolic parah, tapi waktu itu emang vibes-nya lagi good banget. Sayangnya, dari situ segalanya mulai... decline.
Ashes di Australia 2025-26: Full Takedown
McCullum bilang serie ini "the biggest of all our lives". Tapi hasilnya? Kalah telak 4-1.
Bukan cuma kalah, tapi kehilangan secara komprehensif — dari tactics, personil, sampai mental. ECB langsung launch review, dan mereka conclude bahwa nggak perlu ganti orang. Richard Gould, CEO ECB, bilang:
"Moving people on can sometimes be the easy thing to do. That's not the route we're going to take... I think it's the right route."
Kalimat iconic itu bertahan exactly satu bulan satu hari. Karena kemudian...
The Domino Effect: Stokes Pergi, McCullum Ikut
Semuanya happens so fast, like speedrun. Ben Stokes announce retirement dari international cricket di Juni 2026. Terus minggu ini, McCullum resmi dipecat.
Ada juga drama pelanggaran curfew oleh Stokes dan Gus Atkinson setelah kemenangan melawan New Zealand di Lord’s yang bikin situasi makin chaotic. Rob Key, Director of Cricket, yang awalnya bilang McCullum "outstanding" dan ini "one of the more successful England Test teams", sekarang jadi satu-satunya yang masih tersisa dari trio kepemimpinan.
Ironinya? McCullum yang awalnya reject tawaran white-ball coach karena pengen sesuatu yang "grunty and meaty", sekarang malah tersisa cuma job white-ball itu.
Geek Opinion: Bazball Kurang Sustainable?
Jujur ya, sebagai yang mengikuti perkembangan ini dari jauh, ini memang sedih sih. Bazball itu inovasi luar biasa — mereka berhasil bikin olahraga yang historically slow-paced jadi exciting dan engaging buat generasi baru.
Tapi mungkin memang... not everything that glitters is gold? Gaya super-agresif itu sulit dipertahankan dalam jangka panjang, apalagi di kondisi yang nggak selalu mendukung. Cricket Test itu marathon, bukan sprint. Dan mental fatigue dari terus-terusan "gaspol" itu real.
McCullum sekarang fokus ke white-ball (T20 dan ODI), dimana England udah jadi No. 1 di T20. Target next: World Cup 50-over di Afrika 2027. Semoga aja ini bisa jadi redemption arc yang epic.
Rest in peace, Bazball. Lo singkat, lo explosive, dan lo definitely unforgettable. 🏏
Sumber: The Guardian Sport



