Oke gue sih sudah prepared buat rollercoaster emosional, tapi hasil akhir England vs Prancis ini literally bikin gue need therapy. 🇬🇧
SAKA = HERO
Bukayo Saka nggak main-main di perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 ini. Three goals dalam satu match? Ini bukan FIFA Career Mode bro, ini real life dan Saka nge-showtime banget. Assist-nya? Morgan Rogers dan Eberechi Eze yang bikin pertahanan Prancis kayak fish in a barrel.
England start like a rocket 🚀
4-0 di babak pertama. Empat gol sebelum half-time. Declan Rice, Ezri Konsa, dan dua gol dari Saka bikin Prancis auto down 4-0. Marcus Rashford aja nutmeg-ing Warren Zaïre-Emery kayak lagi main futsal di kampung. Mike Maignan dari AC Milan harus kerja overtime dan itu masih kurang.
Tapi hey, ini Prancis bro.
Kylian Mbappé - the guy literally wrote "Last Dance" buat Deschamps di social media sebelum match - nggak mau kehilangan di sini. Dua gol Mbappé + satu dari Bradley Barcola + satu dari Ousmane Dembélé bikin skor jadi 4-4. Stadium Miami literally go crazy.
Mbappé jadi male player pertama yang nge-reach double figures di World Cup sejak Gerd Müller 1970. Respect sih, tapi ya nggak buat timnya kali ini.
Drama nggak berhenti di situ.
Jude Bellingham yang udah dicadangkan (bench) sepanjang semifinal versus Argentina, masuk dan langsung cetak gol ketujuhnya di tournament. Saka juga complete his hat-trick lewat penalty di akhir match.
FINAL SCORE: FRANCE 4-6 ENGLAND
Thomas Tuchel dapet boo dari supporter sebelum match karena statement kontroversial soal keputusan di semifinal versus Argentina. Tapi closes the chapter dengan prediksi Euro 2028 yang positive. Semoga ya boss.
Deschamps? 14 tahun membawa Prancis, termasuk world title 2018. Last dance-nya nggak sesuai rencana, tapi absolutely legendary career sih.
Bronze medal buat England, pertama kalinya dalam sejarah. Saka jadi top scorer of the match with 3 goals. That boy deserves every credit.
What a way to end a World Cup campaign! 🔥



