Lo tau nggak sih, kabar baik buat cricket lovers! Stephen Fleming, kapten legendaris Selandia Baru, bakal dipercaya sama ECB (England and Wales Cricket Board) buat jadi pelatih Tim Tes Inggris. Jadi gini ceritanya, Fleming ini bukan orang baru di Inggris—he's literally punya segudang pengalaman di tanah Albion, mulai dari main 10 Tests dan 17 ODIs dari 1994 sampai 2004, plus pernah main buat Middlesex, Yorkshire, sampai Nottinghamshire. Gila nggak tuh jam terbang?
Yang bikin makin interesting, Fleming ini udah kenal banget sama Brendon McCullum, predecessor-nya. Mereka tuh bukan cuma compatriot, tapi juga former teammate dan basically best friends. Bayangin aja, McCullum udah 126 dari 432 international appearances-nya main di bawah kapteni Fleming. McCullum sendiri pernah ngomong di 2019 kalau cara Fleming lead tim secara taktis itu "really resonated" sama dia. Intinya sih, ini bukan hubungan coach-player biasa, tapi udah kayak 'soulmate' di dunia cricket.
Yang Perlu Lo Tau:
- Fleming mundur dari Chennai Super Kings awal bulan ini, setelah CSK finish di posisi 8 dari 10 tim di IPL tahun ini
- Dia juga ninggalin Joburg Super Kings (SA20) dan Texas Super Kings (Major League Cricket)
- Penunjukan Fleming ini basically buka jalan buat McCullum yang kena sacking dari ECB pertengahan Juli
- Tour South Africa di Desember jadi tugas pertama Fleming
- Sementara itu, tiga-Test series melawan Pakistan mulai 19 Agustus di Headingley kemungkinan masih dihandle sama Marcus Trescothick sebagai interim
Fun fact: Fleming pernah ditawarin kerja sama Inggris di 2009, tak lama setelah retire sebagai pemain. Tapi dia tolak dengan bilang "it wasn't my time". Nah sekarang, 17 tahun kemudian, apparently it's his time! Keren kan, Fleming tuh tipikal orang yang udah matang dulu sebelum ambil keputusan besar—kalau dalam bahasa gaul sih, dia tuh "slow but sure" banget.
ECB sempat approach Andy Flower yang jadi early frontrunner, tapi Flower reject dan buka jalan buat Fleming. Fleming juga punya advantage karena kenal McCullum, yang mungkin bakal tetaphandle white-ball teams. Keduanya bahkan punya bisnis bareng di CricHQ dan Quality New Zealand. Former New Zealand captain Daniel Vettori, yang sekarang coach di Sunrisers Leeds, bilang keduanya "very good friends" dengan "a lot of similar traits." Jadi kalau soal chemistry, ini mah udah guaranteed gaspol dari awal!



