Telegram Masih Menjadi Sarang Scammer Crypto Sebesar $21 Miliar
Telegram masih menjadi tuan rumah bagi sarang scammer crypto sebesar $21 miliar, meskipun telah di-sanction oleh pemerintah UK. Sarang scammer ini, yang dikenal sebagai Xinbi Guarantee, telah beroperasi selama tiga setengah tahun dan telah memfasilitasi transaksi sebesar $21 miliar.
Latar Belakang
Xinbi Guarantee pertama kali ditemukan oleh peneliti keamanan pada tahun 2022. Sejak itu, sarang scammer ini telah berkembang menjadi salah satu yang terbesar di internet. Xinbi Guarantee menawarkan berbagai layanan, termasuk money laundering, produk untuk operasi human trafficking, dan bahkan layanan harassment-for-hire.
Tindakan Pemerintah UK
Pemerintah UK telah resmi menyetujui sanksi terhadap Xinbi Guarantee pada bulan Maret. Namun, Telegram masih belum mengambil tindakan untuk menghapus akun-akun yang terkait dengan sarang scammer ini. Hal ini telah memicu kekhawatiran di kalangan peneliti keamanan dan pengguna internet.
Pendapat Para Ahli
Para ahli keamanan telah mengecam Telegram atas ketidaknya untuk menghapus sarang scammer ini. Mereka berpendapat bahwa Telegram telah gagal untuk memenuhi kewajibannya sebagai platform untuk menghapus konten yang melanggar hukum.
- Xinbi Guarantee masih aktif dan beroperasi pada platform Telegram
- Telegram belum mengambil tindakan untuk menghapus akun-akun yang terkait dengan sarang scammer ini
- Pemerintah UK telah menyetujui sanksi terhadap Xinbi Guarantee
Kesimpulan
Telegram masih menjadi sarang scammer crypto sebesar $21 miliar, meskipun telah di-sanction oleh pemerintah UK. Hal ini telah memicu kekhawatiran di kalangan peneliti keamanan dan pengguna internet. Telegram harus segera mengambil tindakan untuk menghapus akun-akun yang terkait dengan sarang scammer ini dan memenuhi kewajibannya sebagai platform untuk menghapus konten yang melanggar hukum.



